Breaking News:

Polisi Gagalkan Upaya Pengiriman 2 Kg Sabu, JM dan MP Akui Sudah Janji dengan Dua Pemesan

Atas perbuatannya, mereka dijerat Pasal 114 ayat 2 subsidair Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Agus Himawan
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Polres Metro Jakarta Utara gagalkan upaya pengiriman dua kilogram sabu yang dilakukan oleh dua orang kurir. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Satuan Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara menggagalkan upaya pengiriman dua kilogram sabu yang dilakukan oleh dua tersangka, JM dan MT.

Dalam gelar pengungkapan kasus narkoba di Mapolrestro Jakarta Utara, Senin (20/9/201), Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan JM dan MT ditangkap pada 13 September 2021.

Guruh mengatakan pengungkapan bermula dari pengembangan kasus serupa yang terjadi di wilayah Penjaringan beberapa waktu lalu.

“Setelah dilakukan upaya pengembangan, kami menangkap dua orang tersangka yaitu JM dan MP di sekitar Jalan Latumenten, Jakarta Barat,” kata Guruh.

Guruh menjelaskan kedua tersangka mengaku hendak mengedarkan barang haram yang dibawa tersebut ke wilayah Jakarta dan sekitarnya usai memperoleh kiriman dari seseorang berinisial A.

Baca juga: Polres Tangsel Mulai Gelar Operasi Patuh Jaya, Fokus Awasi Kerumunan pada Malam Hari

Baca juga: Frederika Alexis Cull Terima Body Shaming dari Fotografer Saat Akan Tampil di Miss Universe 2019

Pada saat ditangkap, polisi mendapati kedua kurir sabu itu membawa sebuah tas. Setelah digeledah ternyata tas tersebut berisikan 23 paket sabu.

Berdasarkan hasil penggeledahan, 23 paket sabu tersebut dipecah menjadi 14 plastik klip besar dan sembilan plastik kecil yang sudah siap edar. “Berat bruto secara keduanya adalah 2 kilogram (2.000 gram) sabu,” ungkap Guruh.

Selain sabu, aparat kepolisian juga mengamankan barang bukti lainnya seperti timbangan digital dan kemudian masih ada tiga unit handphone.

Selanjutnya kedua tersangka dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Utara untuk diproses lebih lanjut. Sementara satu orang lainnya berinisial A masih dikejar dan masuk dalam daftar pencarian aorang (DPO).

Atas perbuatannya, mereka dijerat Pasal 114 ayat 2 subsidair Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Baca juga: Kunjungi Situbondo, Sandiaga Uno Berharap Pariwisata Bangkit dan Lapangan Kerja Meningkat

Baca juga: Proyek Normalisasi Kali Ciliwung di Cawang Bebaskan 300 Bidang Tanah, Calo Ramai Berkeliaran

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved