Breaking News:

Kesehatan

Bukan Mitos, Penyandang Asma Harus Sering ke Pantai, Ini Alasannya

Bagi penyandang asma, ada saran untuk menghirup udara pantai. Apakah ini hanya mitos? Ini adalah fakta. Dokter pun menyarankan untuk ke pantai

Warta Kota
Pantai Cisaar di kawasan Geopark Cileteuh, Sukabumi yang tampak tidak terlalu ramai pengunjung saat libur akhir pekan, Sabtu (23/6). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bagi penyandang asma, ada saran untuk menghirup udara pantai. Apakah ini hanya mitos? Ini adalah fakta. Dokter pun menyarankan. Tapi tidak semua pantai dapat menjadi terapi penyandang asma.

Dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, dr. Wahyuningsih Suharno, SpP menjelaskan udara pantai baik bagi penderita asma, karena udaranya  memiliki kadar oksigen yang tinggi dan juga bersih. 

Sehingga penyandang asma pun mendapat asupan oksigen yang tinggi dan membuat asmanya terkontrol.

“Hasil penelitian di Jerman dan Inggris menyimpulkan hal itu. Karena, udara pantai sedikit memiliki serbuk sari  yang menjadi pencetus asma seseorang kambuh," ujar dr. Wahyuningsih dalam keterangan pers yang diterima Wartakotalive.com, Senin (20/9/2021).

Baca juga: VIRAL Video Seorang Ibu Habisi Kucing, Akui untuk Sembuhkan Penyakit Asma Suaminya, Ini Kata Polisi

Baca juga: Lliburan ke Pantai Berubah Jadi Duka Nestapa, Anggota Polisi Tewas Tenggelam Saat Menolong Anaknya

"Angin yang bertiup di pantai juga bisa mengusir beberapa alergen dan penyebab iritasi pada pernapasan,” terangnya.

Ia mengatakan, fisiologi lingkungan di pantai juga bisa mengurangi stres sehingga membuat seseorang bisa mengontrol asmanya. 

“Seperti diketahui salah satu pencetus asma itu adanya ketegangan emosi atau stres, nah saat berada di pantai itu biasanya untuk hiburan atau jalan-jalan, alhasil bisa membuat pikiran akan rileks. Karenanya, kekambuhan asma bisa berkurang," jelasnya.

Namun, tidak semua pantai bisa dijadikan terapi penyandang asma. 

Baca juga: Bakat Alergi Pada Anak Diturunkan dari Ayah, Ibu dan Saudara Kandung dengan Riwayat Alergi

Baca juga: Anak Alergi Susu Sapi Bisa Digantikan dengan Susu Soya Agar Tak Kekurangan Zat Besi

"Pantainya sendiri harus pantai yang bebas polusi dan tidak bisa sembarang pantai," imbuh Dokter Wahyu.

Jika pantainya terlalu dekat dengan kota, biasanya udaranya sudah tercemar polusi. 

Sehingga jika penyandang asma ingin pergi ke pantai untuk mendapatkan udara pantai yang bersih dan kadar okisgennya tinggi, perlu memastikan dulu lokasi pantainya.

Selain menghirup udara pantai yang bersih, penyandang asma juga harus melakukan olahraga secara teratur.

Dr. Iskandar Adisapoetra M.Sc selaku Dewan Pakar Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), menerangkan, berolahraga secara teratur bagi penyandang asma agar  kian bisa mengontrol asma. 

Baca juga: Anda Alergi Makan Kacang Almond? Berikut 12 Gejala, Diagnosis, Pengobatan, Hingga Cara Pencegahannya

Baca juga: Waspada Alergi Kacang Almond, Kenali 12 Gejalanya yang Sering Dianggap Sepele

Saat penderita asma rutin berolahraga maka stamina tubuhnya akan bagus. Apalagi  dia juga  menghindari pencetus asmanya kambuh, maka otomatis risiko asma kambuh menurun. Salah satu pencetus asma kambuh adalah kelelahan. 

“Berjalan kaki santai, yoga, berenang, senam asma, bersepeda santai adalah rekomendasi olahraga  yang bisa dipilih oleh pengidap asma, dengan frekuensi 3-5 kali per minggu,” terang Dede Hidayat, SSt.FT, SKM selaku Ketua Bidang Olahraga Yayasan Asma Indonesia - DKI Jakarta. (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved