Breaking News:

Menkop UKM : Alkes Buatan Dalam Negeri Mampu Ciptakan Teknologi Tinggi Berstandar Internasional

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meyakini, Indonesia mampu menciptakan produk UMKM berteknologi tinggi dan berstandar internasional.

Penulis: M Nur Ichsan Arief | Editor: Alex Suban
ist
Menkop UKM, Teten Masduki didampingi CEO Nuritek, Ahmad Syarifuddin (kiri), saat mengunjungi pabrik alat kesehatan Nuritek di Cianjur, Jawa Barat, Minggu (19/9/2021).. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIANJUR  - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meyakini, Indonesia mampu menciptakan produk UMKM berteknologi tinggi dan berstandar internasional.

Untuk itu, UMKM harus masuk ke dalam produk berbasis inovasi teknologi dan kreativitas dan meyakini Indonesia mampu menciptakan produk UMKM berteknologi tinggi berstandar internasional. Karena itu ia mengarahkan UMKM agar masuk ke dalam produk berbasis inovasi teknologi dan kreativitas.

Keinginan Teten ini berdasarkan kesuksesan Nuritek di Cianjur, Jawa Barat sebagai contoh pelaku UMKM usaha yang mengandalkan desain dan teknologi yang mampu berinovasi dan kreatif.

Baca juga: Menteri Teten Masduki Pantau Vaksinasi Anggota Koperasi di Gerai Tangerang Gemilang 

Baca juga: Teten Masduki Yakini Literasi Jadi Hal yang Sentral bagi Pelaku Koperasi dan UMKM

Nuritek merupakan usaha yang fokus pada pembuatan berbagai alat-alat kesehatan (alkes), baik untuk keperluan kedokteran maupun rumah sakit serta manufaktur umum.

“Sebagai produsen dalam negeri, Nuritek sukses menjadi supplier alat-alat kedokteran dan rumah sakit yang telah tersebar hampir ke seluruh provinsi di Indonesia,” ucap Teten saat mengunjungi pabrik sekaligus tempat produksi Nuritek di Cianjur, Jawa Barat, kata MenkopUKM dalam keterangan resminya, Minggu (19/9/2021). 

Teten menegaskan, di masa pandemi Covid-19, salah satu bisnis yang masuk dalam kelompok the winner adalah produsen alat-alat kesehatan. Sehingga peningkatan produksi perlu terus dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar yang meningkat, khususnya rumah sakit.

“Produksi alat-alat kesehatan Nuritek ini sejak tahun 90-an ini sudah lama berproduksi bahan berstandar internasional. Ke depan UMKM diarahkan masuk ke produk berbasis inovasi dan kreativitas,” tegas Teten.

Ia memuji Alkes yang diproduksi Nuritek sangat bagus produk-produknya, ini bisa mensubtitusi Alat Kesehatan yang masih banyak Impor. Development produknya berkembang dan didukung dengan suply chain yang baik dan mengembangkan kerjasama dengan usaha kecil menengah yang dibinanya.

"Ini sejalan dengan visi pengembangan UMKM masa depan dengan produk berbasis kreativitas dan inovasi teknologi. Saya sudah tawarkan untuk menjadi inkubator bisnis  utk melahirkan wirausaha-wirausaha masa depan bagi anak-anak muda terdidik supaya UMKM kita punya produk yang berdaya saing tinggi dan bisa bersaing dengan produk-produk industri besar baik di pasar lokal maupun global. Harapnya.

Baca juga: Merck Berikan Bantuan Ambulans dan Alkes Senilai Rp 2,4 Miliar kepada Pemerintah untuk Tangani Covid

Baca juga: Wahidin Halim Intruksikan Pemantauan Pengendalian Alkes dan Obat-obatan untuk Penanganan Covid-19

Saat ini, sambung Teten, KemenKopUKM tengah membuat master plan agar UMKM di Indonesia bisa seperti Korea Selatan, Taiwan, Jepang, bahkan Malaysia, yang menjadi bagian dari rantai pasok industri pembuat komponen. “Kita harus mengejar ini. Tidak boleh kalah dengan negara lain. Karena Indonesia mampu,” imbuh MenKopUKM.

Sementara itu Pemilik Nuritek Ahmad syarifudin atau biasa dipanggil kang Iden mengungkapkan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Kami karena telah dikunjungi oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

"Hal ini semakin memotivasi kami sebagai salah satu Produsen Alat Kesehatan Dalam Negeri untuk terus menghasilkan karya lebih baik lagi untuk negeri ini, semoga dengan adanya apresiasi dan dukungan dari Kementerian Koperasi dan UKM ini, dapat mendukung kami selaku pelaku usaha dalam negeri untuk dapat memperjuangkan hasil produk anak bangsa agar semakin mendapatkan karpet merah di negerinya sendiri”, harapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved