Harga Pangan di Kota Bekasi Masih Stabil Jelang Musim Penghujan

Kenaikan harga terjadi di sejumlah komoditas namun tidak begitu signifikan bahkan cenderung masih fluktuatif.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Budi Sam Law Malau
Tribunnews.com
20150713Operasi Pasar Bekasi untuk Meringankan Beban Masyarakat 

WARTAKOTALIVE.COM -- BEKASI -- Meski memasuki musim penghujan harga bahan pangan dan kebutuhan pokok di Kota Bekasi masih stabil.

Kenaikan harga terjadi di sejumlah komoditas namun tidak begitu signifikan bahkan cenderung masih fluktuatif.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi, Tedy Hafni, Minggu (19/9/2021).

Ia mengatakan meski saat fluktuatifnya harga bahan pangan saat ini masih bisa dikendalikan.

"Secara umum standar aja, kalo pun naik naik sedikit, kalaupun turun turun sedikit. Jadi fluktuatif lah, karena masih bisa dikendalikan harganya dan tidak banyak berubah (naik)," kata Tedy, Minggu (19/9/2021).

Menurut Tedy, biasanya ketika memasuki musim penghujan kualitas sejumlah komoditas bahan pangan terjadi penurunan.

Sehingga hal ini kerap kali berdampak pada kondisi harga di pasaran. Hal ini katanya yang harus di antisipasi.

Salah satunya contoh misalnya beras. Ketika musim penghujan para petani tidak bisa menjemur gabah, tentunya ini akan berdampak pada kualitas maupun jumlah gabah yang digiling.

Tak hanya itu, komoditas cabai pun juga kerap kali terganggu kualitasnya.

"Biasanya begitu, kalo kena hujan itu kualitas, seperti misalnya kebanyakan kena air itu kan tidak bagus. Daun bunga juga jatuh sehingga tumbuhnya tidak bagus, sehingga mempengaruhi harga nantinya, tentu juga barang lainnya," katanya.

Mengantisipasi adanya kenaikan harga pada komoditas bahan pangan tertentu, Disperindag Kota Bekasi telah melakukan monitoring pengawasan harga bahan pokok setiap harinya.

Langkah ini dilakukan agar memastikan kebutuhan dan produksi berjalan seimbang.

Jika nanti ada kenaikan harga yang dirasa cukup signifikan, pihaknya kata Tedy, akan melakukan sejumlah langkah-langkah intervensi.

Diantaranya dengan menggelar operasi pasar murah. Biasanya kata dia operasi ini dilakukan untuk bahan pokok yang sifatnya memiliki pengaruh besar di skala nasional.

"Jadi tergantung juga kodisinya seperti apa. Apakah memang diperlukan operasi pasar. Jadi tak selamanya harus begitu, kita mengikuti kebijakan Pusat juga. Harganya gimana apakah lokal aja yang naik, ataupun harga barang lain yang sifatnya nasional," ucapnya. (JOS).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved