Breaking News:

Minimalkan Banjir di Rawa Buaya, Pemkot Jakbar Bangun Dua Kolam Olakan dan Perbaiki Pintu Air

Menurut Purwanti, dua kolam olakan dibangun pihaknya di Jalan H Djairi dan di Komplek Karina.

Dok PPID DKI Jakarta
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta sedang membuat kolam olakan di Jalan Boulevard, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Rabu (27/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pembenahan sarana dan prasarana penanggulangan banjir saat ini tengah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat (Jakbar).

Salah satunya dilakukan di kawasan di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, yang merupakan wilayah rawan genangan dan banjir.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat Purwanti Suryandari menjelaskan pembenahan dilakukan di Rawa Buaya, karena wilayah tersebut merupakan salah satu kawasan rawan banjir saat musim hujan datang.

"Kita sedang membangun dua kolam olakan dan perbaikan beberapa pintu air agar berfungsi maksimal saat terjadi banjir," kata Purwanti saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Sabtu (18/9/2021).

Menurut Purwanti, dua kolam olakan dibangun pihaknya di Jalan H Djairi dan di Komplek Karina.

Saat ini katanya progres pembangunan masih mencapai 25 persen.

Kolam olakan adalah kolam besar yang dibuat di pinggir jalan raya yang memiliki fungsi sebagai wadah penampungan air apabila volume air meluap atau meningkat dari kondisi yang ada.

Pembangunan kolam olakan bertujuan untuk menampung kelebihan air yang bersifat sementara dan sebagai upaya konkret dalam mengatasi banjir.

Selain itu, kolam olakan juga bertujuan untuk tempat penampungan air sementara, sebelum dialirkan ke saluran eksisting yang ada.

Purwanti menjelaskan selain membangun dua kolam olakan, dua pintu air di Jalan Flamboyan dan di Jalan Wibisana juga sedang dalam perbaikan. 

Sampai saat ini perbaikannya pun masih mencapai 25 persen.

Pihaknya kata Purwanti, juga menambah beberapa kapasitas saluran air mikro yang ada di Jakarta Barat. 

Hal ini dilakukan agar saluran air bisa lebih banyak menampung air yang meluap.

"Pengurasan saluran Mikro sedang berlangsung dengan progres 70 persen," terangnya.

Perbaikan beberapa sarana dan prasarana tersebut kata Purwanti, saat ini tengah dikebut. Agar semuanga dapat berfungsi saat musim hujan datang di akhir tahun nanti.(m30)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved