Breaking News:

Kliennya Tewas Gantung Diri Sambil Live TikTok, Kuasa Hukum Sebut Ada Pembunuhan Berencana

Kuasa hukum SS, pria yang bunuh diri terekam live di TikTok, Dosma Romasi Jabar menduga, dalam kasus itu ada dugaan pembunuhan berencana.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Max Agung Pribadi

WARTAKOTALIVE.COM, JATINEGARA - Pria berinisial SS (29) warga Kelurahan Bidara Cina, Kecamaran Jatinegara, Jakarta Timur nekat gantung diri pada Jumat (10/9/2021) lalu.

Aksi SS sempat terekam di ponselnya melalui aplikasi TikTok dan ditonton teman serta adiknya.

Kuasa hukum SS, Dosma Romasi Jabar menduga, dalam kasus itu ada dugaan pembunuhan berencana.

"Saat ini sudah viral di beberapa aplikasi dan terkhusus di aplikasi Tiktok dan menjadi sorotan di media informasi lainnya," kata dia saat dikonfirmasi Sabtu (18/9/2021).

Baca juga: Janda Muda Tewas Gantung Diri di Rumah Kontrakan, Sebelumnya Sudah Berkali-kali Coba Bunuh Diri

Menurut dia, korban merupakan penggiat sosial media TikTok sejak beberapa tahun terakhir.

Ketika live mengakhiri hidupnya, kata dia seolah-olah masyarakat melihat itu adalah aksi bunuh diri.

Padahal kata Dosma, ada dugaan kaki korban ditarik dan video live TikToknya dipaus.

Hal itu dikatakan Dosma setelah ia menganalisa video korban yang beredar di sosial media.

Baca juga: Suara Genteng Jatuh Kagetkan Mansur, Ternyata Ada Pria Coba Bunuh Diri Lompat dari Menara BTS

"Ini menjadi perhatian di masyarakat, bahwa berjuang semampunya dan berjuang dengan kepolisian untuk mengungkap permasalah ini, apa motif dan siapa pelakunya," jelasnya.

Sebelumnya, warga di kawasan Bidara Cina, Kecamaran Jatinegara, Jakarta Timur dibuat geger oleh aksi bunuh diri seorang pria berinisial SS (29).

Sebelum melakukan bunuh diri, SS sempat mengabadikan aksinya di aplikasi Tiktok.

Baca juga: Sebelum Loncat Terlihat Melamun Setengah Jam Begini Detik-detik Korban Bunuh Diri di Jembatan Merah

Wakatim 1 Rajawali Polrestro Jakarta Timur, Bripka Markon Samuel menjelaskan, pihaknya mendapat laporan dari warga sekitar adanya aksi bunuh diri.

"Aksi gantung diri ini pertama diketahui dari teman korban yang menonton live Tiktok korban," kata dia Jumat (10/9/2021).

*Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya adalah Hotline Kesehatan Jiwa RSD/RSJ

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved