Breaking News:

Berita Daerah

Kerap Dicap Sebagai Wilayah Konflik dan Sarang Teroris, Simak Tanggapan Penasihat MUI Kabupaten Poso

Penasihat MUI Kabupaten Poso, Kiai Adnan Arsal tanggapi soal wilayah Posoi kerapkali disebut sebagai wilayah konflik dan sarang teroris.

Editor: Panji Baskhara
Kolase Wartakotalive.com/Istimewa
Digelar acara bedah buku 'Muhammad Adnan Arsal, Panglima Damai Poso' di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (18/8/2021). Dalam acara ini, Penasihat MUI Kabupaten Poso, Kiai Adnan Arsal tanggapi soal wilayah Posoi kerapkali disebut sebagai wilayah konflik dan sarang teroris. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hingga kini, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah kerapkali disebut sebagai wilayah konflik dan sarang teroris.

Ya, stigma negatif Poso sebagai daerah konflik dan berbahaya tersebut masih melekat di benak masyarakat Poso, dan di wilayah lain.

Bahkan, wilayah Poso juga sempat disebut sebagai sarang gerakan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang dikepalai gembong teroris Santoso.

Padahal kondisi terkini, wilayah yang jumlah penduduknya mencapai ratusan ribu lebih ini  256.396 tersebut sudah dalam keadaan damai.

Baca juga: Ali Kalora Pimpinan Teroris di Poso Diduga Tewas Dalam Baku Tembak

Baca juga: Presiden Jokowi Menyapa Masyarakat Poso dan Merauke Melalui Konferensi Video

Baca juga: Satgas Madago Raya Pajang Baliho Sisa Anggota Teroris MIT Poso, Tiga Wajah Disilang Hitam

Lalu, bagaimana cara menghapus stigma negatif terhadap wilayah Poso.

Hal itu dibahas dalam acara bedah buku 'Muhammad Adnan Arsal, Panglima Damai Poso' di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (18/8/2021).

Penasihat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Poso, Kiai Adnan Arsal angkat bicara terkait konflik horizontal yang sempat terjadi di Poso.

Ia mengatakan, konflik Poso sudah lama selesai.

Maka dari itu, stigma negatif tentang Poso daerah konflik dan tidak aman sudah tidak tepat disematkan ke Bumi Sintuwu Maroso.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved