Berita Nasional

Dibikin Babak Belur Tahanan Lain di Lapas, Penista Agama Muhammad Kece Ketakutan dan Lapor Polisi

Laporan tersebut didaftarkan Muhammad Kece dengan nomor laporan polisi 0510/VIII/2021/BARESKRIM pada 26 Agustus 2021 lalu.

Editor: Feryanto Hadi
Ist
Youtuber Muhammad Kece 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Pelaku penistaan agama Islam, Muhammad Kece dihajar penghuni lapas Bareskrim lain.

Ia pun melaporkan kasus dugaan penganiayaan yang dialaminya di dalam rumah tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Adanya laporan penganiayaan ini dibenarkan oleh pihak Bareskrim Polri.

Laporan tersebut didaftarkan Muhammad Kece dengan nomor laporan polisi 0510/VIII/2021/BARESKRIM pada 26 Agustus 2021 lalu.

Baca juga: Rela Taruhkan Nyawa, Prajurit TNI Berjibaku Jinakkan Buaya yang Masuk Permukiman Warga di Musi Rawas

Kasus itu dilaporkan pelapor atas nama Muhammad Kosman.

"Kasusnya adalah pelapor melaporkan bahwa dirinya telah mendapat penganiayaan dari orang yang saat ini jadi tahanan di Bareskrim Polri," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono.

Pihak Polri juga telah menyelidiki kasus tersebut.

Hingga saat ini, pihaknya juga telah memeriksa 3 orang sebagai saksi.

Baca juga: Prostitusi Online di Semarang Libatkan Puluhan Gadis Remaja, Digrebek saat Sedang Berhubungan Intim

Menurut Rusdi, kasus ini pun telah masuk ke dalam tahapan penyidikan.

Namun, belum ada tersangka dalam kasus tersebut.

"Sudah ditindaklanjuti. Laporan polisi ini telah memeriksa 3 saksi. Kemudian juga mengumpulkan alat-alat bukti yang relevan dan saat ini kasusnya sudah pada tahap penyidikan," jelasnya.

Diakui Rusdi, pihaknya juga tengah mengumpulkan alat bukti yang memperkuat adanya kasus penganiyaan tersebut.

Nantinya, pihaknya juga akan segera melakukan gelar perkara.

Baca juga: Jika Ada Karyawan BUMN Terbukti Radikal dan Teroris, Erick Thohir Minta Masyarakat Lapor Dirinya

"Tentunya penyidik sedang mengumpulkan alat-alat bukti lainnya yang relevan tentunya untuk menuntaskan kasus ini. Nanti dari alat bukti itu akan dilakukan gelar perkara dan akan menentukan tersangka dalam kasus ini," ujar dia.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved