Breaking News:

Breaking News

BREAKING NEWS: Tegang, Tiba-tiba Perancis Tarik Duta Besarnya dari AS dan Australia

Prancis mengalami krisis diplomatik yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Amerika Serikat dan Australia pada Jumat (17/9/2021).

Ludovic MARIN / POOL / AFP
Presiden Perancis Emmanuel Macron membuat keputusan "berani" dengan menarik pulang dua duta besarnya dari Amerika Serikat dan Australia. Foto dok: Presiden Macron saat memimpin konferensi video dengan para eksekutif perusahaan asing pada 6 November 2020 di Istana Kepresidenan Elysee di Paris. 

WARTAKOTALIVE.COM, PARIS -- Secara mengejutkan tiba-tiba Presiden Perancis Emmanuel Macron membuat keputusan "berani" dengan menarik pulang dua duta besarnya dari Amerika Serikat dan Australia.

Kali ini Prancis mengalami krisis diplomatik yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Amerika Serikat dan Australia pada Jumat (17/9/2021) setelah menarik para duta besarnya dari kedua negara itu.

Apa sebetulnya yang membuat Macron mengambil langkah "tidak biasa" itu?

Ternyata, penarikan itu terkait kesepakatan keamanan trilateral --antara AS, Australia, dan Inggris-- yang berujung pada pembatalan kontrak kapal selam rancangan Perancis senilai 40 miliar dolar AS (sekitar Rp 570 triliun).

Keputusan langka yang diambil oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dibuat karena betapa serius masalah ini, kata Menteri Luar Negeri Jean-Yves Le Drian dalam sebuah pernyataan.

Pada Kamis (16/9/2021), Australia mengatakan akan membatalkan kesepakatan senilai 40 miliar dolar dengan perusahaan kontraktor pertahanan Perancis, Naval Group, untuk membangun armada kapal selam konvensional.

Baca juga: Video Awan Mirip Kapal Selam KRI Nanggala-402 di Langit Bali Viral di Medsos, Ini Pengakuan Perekam

Sebagai gantinya, Australia akan membangun setidaknya delapan kapal selam bertenaga nuklir dengan teknologi buatan AS dan Inggris setelah ketiga negara membuat kemitraan keamanan. 

Prancis menyebut kesepakatan trilateral itu sebagai tindakan menusuk dari belakang.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan Amerika Serikat menyesali keputusan Prancis untuk menarik duta besarnya dan bahwa Washington telah berbicara dengan Prancis mengenai penarikan itu.

Pejabat tersebut mengatakan Amerika Serikat akan melakukan pembicaraan Prancis beberapa mendatang untuk menyelesaikan perbedaan pandangan. 

Baca juga: Cerita SBY Berada 1 Jam di Kapal Selam, Bayangkan jika Berbulan-bulan, Beri Hormat ke Tentara Kita

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved