Breaking News:

Ali Kalora Pimpinan Teroris di Poso Diduga Tewas Dalam Baku Tembak

Danrem 132 Tadulako Brigadir Jenderal TNI H Farid Makruf mengatakan, dua DPO teroris tewas dalam baku tembak dengan Satuan Tugas Madago Raya.

Kolase Kompas TV dan Wikipedia
Biodata Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Separatis MIT yang Tembak Anggota Brimob Setelah Salat Jumat. Ini wajahnya 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kontak tembak antara Satuan Tugas Madago Raya dengan DPO teroris, kelompok Ali Kalora Cs, terjadi di Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (18/9/ 2021) pukul 18.15 Wita.

Kontak tembak tersebut menewaskan dua orang DPO teroris.

Danrem 132 Tadulako Brigadir Jenderal TNI H Farid Makruf mengatakan, dua DPO teroris tewas dalam baku tembak dengan Satuan Tugas Madago Raya.

Dua DPO teroris di Poso yang tewas itu diduga Ali Kalora dan Jaka Ramadhan.

Danrem mengaku sedang dalam perjalanan menuju lokasi kejadian.

"Iya benar. Memang terjadi kontak tembak dengan 2 DPO. Namun, kepastiannya nanti. Saat ini saya bersama Pak Kapolda, masih menuju TKP," kata Danrem Farid, melalui pesan WhatsApp, seperti dikutip dari Kompas.com, Sabtu (18/9/2021).

Jika benar 2 DPO yang tewas itu adalah Ali Kalora dan Jaka Ramadhan, berarti tersisa 4 DPO lagi yang diburu Satgas Madago Raya.

Keempat DPO tersebut adalah Askar alias Jaid alias Pak Guru, Nae alias Galuh alias Muklas, Suhardin alias Hasan Pranata, dan Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Kompas.com dari lokasi, kontak senjata yang terjadi di wilayah Desa Astina, diperkirakan terjadi di kolam Alpha 12.

Dua orang DPO teroris yang tewas masing-masing luka tembak di bagian kepala.

Kedua jenazah DPO tersebut kini masih berada di lokasi kejadian.

Kedua jenazah rencananya bakal dievakuasi menuju RS Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah.

Selain menewaskan dua orang DPO teroris, dari lokasi kontak tembak Satgas Madago Raya juga menemukan sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang diamankan seperti satu pucuk senjata api M16 serta beberapa barang perlengkapan lainnya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved