Breaking News:

Berita Jakarta

330 Karyawan Terkena PHK Perusahaan, Pemkot Jakarta Barat Beri Pelatihan

Pemkot Jakarta Barat sedang menangani 330 laporan pegawai yang menerima pemutusan hubungan kerja dari perusahaan sejak Januari sampai September 2021.

Tribunnews.com
Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Jackson Sitorus, Sabtu (18/9/2021) mengatakan, saat ini pihaknya sedang menangani 330 laporan pegawai yang menerima PHK dari perusahaan sejak Januari sampai September 2021. Foto Ilustrasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMBANGAN -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menerima laporan pegawai yang di-PHK saat pandemi Covid-19.

Saat ini pihaknya sedang menangani 330 laporan pegawai yang menerima pemutusan hubungan kerja (PHK) dari perusahaan sejak Januari sampai September 2021.

"Sampai dengan sekarang kalau yang melapor PHK itu ada 330 orang," kata Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Jackson Sitorus saat dikonfirmasi, Sabtu (18/9/2021).

330 karyawan itu di PHK karena berbagai alasan salah satunya didapatkan karena dampak dari Pandemi Covid-19.

Mereka yang di PHK mengadu ke Sudin atas beragam permasalahan, salah satunya mempermasalahkan hak-hak pegawai yang harus dipenuhi perusahaan.  

Saat itu lah Sudin Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Jakarta Barat berperan sebagai mediator antara pihak karyawan dan perusahaan.

Baca juga: 24,66 Persen Pekerja Berpotensi Kena PHK, Bantuan Subsidi Upah Diharapkan Bisa Lindungi Buruh

Baca juga: Pandemi Covid-19 Kembali Picu PHK, Banyak Warga Bojong Menteng Minta Kerja di Situ Rawa Gede

Pihaknya juga akan memakai Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku sebagai dasar penyelesaian mediasi tersebut.

"Kita melakukan mediasi. Ada hak perusahaan dan pegawai yang juga harus kita perhatikan," terangnya.

Walau di PHK, Jackson membuka kesempatan bagi pegawai tersebut untuk mengikuti pelatihan kerja Jakprenuer di bawah naungannya.

Terahkir, para karyawan ini dipastikan mendapatkan fasilitas usaha dan keahlian di bidang baru sebagai bekal menjadi pengusaha.

Baca juga: Kisah Korban PHK Imbas Pandemi, Dua Kali Diberhentikan Kini Aktif Bikin Konten dan Berbisnis Online

"Kita memang tidak langsung mengarahkan mereka. Tapi jika mereka tertarik kita buka kesempatan untuk ikut pelatihan kerja," katanya. (m30)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved