Breaking News:

Polda Metro Bongkar Home Industri Narkoba di Jakarta dan Jawa Barat

Satu kelompok dari para tersangka diketahui bergerak di bidang home industri narkoba tembakau sintetis yang mengandung ganja

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Desy Selviany
Polisi rilis pengungkapan kasus sindikat peredaran dan produsen narkoba di Mapolda Metro Jaya, Semanggi Jakarta Pusat, Jumat (17/9/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Polda Metro Jaya menangkap 10 tersangka kasus narkoba, dalam penyelidikan selama dua minggu terakhir.

Satu kelompok dari para tersangka diketahui bergerak di bidang home industri narkoba tembakau sintetis yang mengandung ganja.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pengungkapan dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dalam penyelidikan selama dua minggu terakhir.

"Mulai dari jenis narkoba sabu, sampai dengan tembakau gorila atau sintetis berhasil diungkap. Selain itu kami juga berhasil membongkar dua home industri tembakau sintetis," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Jumat (17/9/2021).

Menurut Yusri, dari 10 tersangka itu polisi menyita sejumlah narkoba sebagai barang bukti.

Yakni 5.752 butir ekstasi yang diamankan dari dua tempat kejadian perkara.

Salain itu ada pula 9,26 kilogram (kg) tembakau sintetis dan 508 gram bubuk cannabinoid.

Bubuk cannabinoid merupakan bahan baku pembuatan narkoba tembakau sintetis.

Selain itu ada juga 31 liter cairan untuk campuran tembakau sintetis.

"Kemudian juga ada tembakau murni yang jadi bahan baku dasar tembakau. Ini beda bukan seperti tembakau biasa, kami dapatkan seberat 47 kilogram (kg)," jelas Yusri.

Kata Yusri, dari sejumlah barang bukti yang diamankan, sebanyak 33.532 nyawa dapat terselamatkan dari bahaya narkoba.

Kesepuluh tersangka yang diamankan merupakan pengedar dan produsen narkoba lintas wilayah.

Biasanya mereka beroperasi di Jawa Barat dan Jakarta.

Akibat perbuatannya kesepuluh tersangka dikenakan Pasal 113 ayat 1 subsider Pasal 115 subsider 114 ayat 2 dan Pasal 112 juncto Pasal 132 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati. (des)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved