Breaking News:

Advertorial

PLTU Co-firing Enceng Gondok Raih Penghargaan Internasional, PLN Komitmen Pada Isu Lingkungan

Tercatat, terdapat sederet teknologi yang mampu mengatasi masalah emisi pada penggunaan batu bara sebagai sumber energi

Editor: Lucky Oktaviano
Dok. PT PLN (Persero)
Tiga PLTU milik PLN berhasil meraih penghargaan internasional dari ASEAN Coal Awards 2021 yang digelar di Filipina. Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif (kanan) mengapresiasi kemenangan PLN. Menteri berharap penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja secara nasional, regional maupun global. 

Dalam gelaran kali ini, PLTU Lontar 3x315 MW di bawah pengelolaan Anak Usaha PLN, PT Indonesia Power meraih juara pertama segmen daya 100-500 MW untuk kategori Best Practices in Clean Coal Use and Technology for Medium Scale Power Generation.

Penghargaan juga datang dari kategori lainnya. PLN meraih juara pertama pada segmen pembangkit di bawah 100 MW untuk kategori Best Practices in Clean Coal Use and Technology for Small Scale Power Generation.

Penghargaan ini diraih Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Anggrek 2x25 MW di bawah Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIKL) Sulawesi, Unit Pelaksana Pengendali Pembangkit (UPDK) Gorontalo.

Baca juga: Produsen Oksigen dan RS Darurat Covid-19 Apresiasi Keandalan Listrik PLN

Penghargaan yang diterima unit PLN di Gorontalo, merujuk pada PLTU Gorontalo dengan kapasitas 2 x 25 MW yang berlokasi di Desa Ilangata, kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Masyarakat Gorontalo mengenalnya dengan nama PLTU Anggrek.

Dikerjakan oleh putra-putri terbaik Indonesia dari  PT Rekadaya Elektrika, yang merupakan perusahaan kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC) ketenagalistrikan dalam PLN Grup. 

PLTU Anggrek 2x25 MW diresmikan operasinya oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Suharso Monoarfa pada 15 Agustus 2020 lalu.

Kehadirannya menyokong rasio elektrifikasi di Provinsi Gorontalo hingga berhasil mencapai 99,9 persen atau lebih lebih tinggi dari nasional sebesar 98,93 persen saat diresmikan.

Pada segmen daya besar 500 MW ke atas, PLTU Jateng 2 Adipala Operation and Maintenance Services Unit (OMU) berkapasitas 1x660 MW turut berjaya.

Berada di bawah pengelolaan Indonesia Power, pembangkit ini meraih posisi 1st Runner-Up untuk kategori Best Practices in Clean Coal Use and Technology for Large Scale Power Generation.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved