Breaking News:

Pengunjung Kafe Berkerumun, Manajer Hollywings Terancam Bui 1 Tahun

Jadi tersangka kasus kerumunan, manajer kafe Hollywings Kemang, Jakarta Selatan inisial JAS terancam dibui selama satu tahun. 

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/ Muhamad Fajar Riyandanu
Kafe Holywings dan Camder Bar di Jakpus, Kosong Saat Disidak Satpol PP, Kamis (9/9/2021) malam 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jadi tersangka kasus kerumunan, manajer kafe Hollywings Kemang, Jakarta Selatan inisial JAS terancam dibui selama satu tahun. 

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan bahwa pihaknya sudah memeriksa 26 saksi atas kerumunan di Hollywings, Kemang, Jakarta Selatan.

Mereka juga sudah memeriksa alat bukti seperti CCTV dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan tersebut.

Baca juga: Arifin Sebut Penutupan Kafe Holywings Berlaku Selama Ada Kebijakan PPKM

Pihak kepolisian juga memeriksa saksi ahli dalam menentukan adanya unsur pidana dalam kasus kerumunan Sabtu (4/9/2021).

"Itu alat bukti yang kami miliki dari semua disangkakan ancaman tertinggi Undang-undang Wabah penyakit," ujar Tubagus di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Jumat (17/9/2021).

Kata Tubagus, saat ini Covid-19 sudah ditetapkan sebagai wabah penyakit nasional.

Baca juga: Setelah Kafe Holywings Tavern, Kini Giliran A/A Resto dan Bar yang Ditutup Hingga Masa PPKM Selesai

Oleh karena itu menghalang-halangi penanggulangan wabah sama saja dengan melanggar Pasal 14 Ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984.

Termasuk menghalangi penerapan PPKM yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Dimana Kafe Hollywings Kemang terbukti telah melanggar PPKM level 3 yang ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin Tegaskan Penutupan Kafe Holywings Tavern Hanya Selama Masa PPKM

Karena beroperasi pukul 00.00 WIB melewati batas yang sudah ditentukan pemerintah yakni maksimal operasi pukul 21.00 WIB.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved