Breaking News:

Berita Jakarta

Kurangi Resiko Pencurian Data, Bank DKI Minta Nasabah Ganti Kartu ATM Berbasis Chip

Kurangi Resiko Pencurian Data, Bank DKI Minta Nasabah Ganti Kartu ATM Berbasis Chip. Berikut Selengkapnya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Kartu ATM Bank DKI 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi, Bank DKI mengajak nasabah untuk segera mengganti kartu ATM non-chip/magnetic stripe ke kartu ATM berbasis chip sebelum tanggal 31 Oktober 2021. 

Informasi ini sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 17/52/DKSP tanggal 30 Desember 2015 tentang Implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan Penggunaan Personal Identification Number pada kartu ATM dan/atau Kartu Debit yang diterbitkan di Indonesia. 

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini mengatakan, proses penggantian kartu ATM non-chip ke kartu ATM chip ini pun cukup mudah.

Bagi nasabah Bank DKI, penggantian dapat dilakukan di kantor layanan Bank DKI terdekat. 

Baca juga: Hadirkan Beli Bali, Kolaborasi Pemprov Jabar dan Bali Dinilai Sandiaga Uno Mampu Pulihkan Ekonomi

Baca juga: Solusi Pemulihan Ekonomi, Sandiaga Uno : Berkaca Pada Kearifan Lokal Desa Wisata Bejijong

“Nasabah diwajibkan untuk membawa kartu identitas (KTP untuk Warga Negara Indonesia atau KITAS/KITAP untuk WNA/non-residen) dan kartu ATM non-chip yang akan diganti. Penggantian kartu ini tidak dipungut biaya,” kata Herry berdasarkan keterangan yang diterima pada Kamis (16/9/2021).

Menurutnya, penggantian kartu ATM berbasis chip dilakukan untuk meningkatkan keamanan transaksi kartu ATM/Debi, baik dari sisi nasabah, toko/merchant, maupun Bank sebagai penyedia jasa.

Kartu berbasis teknologi chip relatif lebih aman dibandingkan transaksi menggunakan kartu berbasis magnetic stripe karena mengurangi risiko pencurian data nasabah dan transaksi skimming. 

“Kartu ATM non-chip yang belum diganti hingga batas waktu yang ditentukan akan diblokir permanen,” ujar dia.

 

Baca juga: Tak Ada Hubungannya Sama Jakarta, Proyek Tugu Sepatu Raksasa di Jalan Jendral Sudirman Jalan Terus

Baca juga: Taqy Malik Rogoh Kocek Sendiri Kembalikan Uang Calon Jemaah yang Batal Berangkat Umrah, Berapa?

Herry menyampaikan, pada kartu ATM Bank DKI juga sudah tersedia layanan kartu pintar prepaid Jakcard, sehingga nasabah dapat menggunakan fitur kedua kartu tersebut.

Setiap pemegang kartu ATM Bank DKI juga sudah dapat terhubung dengan layanan digital perbankan Bank DKI melalui aplikasi JakOne Mobile.

“Nasabah hanya perlu memilih menu Tambah Rekening di aplikasi, memasukkan nomor kartu ATM dan PIN, serta memastikan kesamaan nomor ponsel,” jelasnya.

Kata dia, nasabah dapat menggunakan layanan JakOne Mobile ini sebagai dompet digital, mobile banking, scan to pay QRIS, dan fasilitas pembayaran yang serupa dengan layanan ATM Bank DKI.

Sementara JakOne Mobile ini sudah tersedia di Android dan iOS.

Bank DKI mengingatkan agar nasabah tetap menjaga kerahasiaan PIN dan tidak memberitahukannya kepada siapa pun.

“Untuk informasi lebih lanjut seputar proses penggantian kartu ATM Bank DKI, nasabah dapat mengunjungi laman website https://jakone.mobi/jakone-blog/gantikartuchip atau menghubungi Call Center Bank DKI di 1500351,” tutup Herry. (faf)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved