Mural

Gandeng Komunitas Gardu House, Pantjoran PIK Gelar Kompetisi Mural Bertema Pecinan

Pantjoran Pantai Indah Kapuk (PIK) menggelar kompetisi mural bertajuk 'Pantjoran PIK Mural Competition' ini, mulai 15 September hingga Desember 2021.

Istimewa
Salah satu suasana kawasan Pantjoran Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara yang bernuansa Pecinan, Jumat (17/9/2021).   

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menggandeng komunitas Gardu House,  Pantjoran Pantai Indah Kapuk (PIK) menggelar kompetisi mural. 

Kompetisi bertajuk 'Pantjoran PIK Mural Competition' ini, berlangsung mulai 15 September 2021 hingga Desember mendatang.

"Kegiatan ini untuk mengapresiasi kebudayaan Pecinan sekaligus mendukung berkembangnya seni mural di Tanah Air," kata Natalie Kusumo, CEO Hotels dan Malls Divisi 2 Agung Sedayu Group melalui keterangan resminya, Kamis (16/9/2021).

Saat ini, kawasan Pantjoran PIK berkembang sebagai salah satu spot kuliner yang dikenal sebagai China Town PIK.

Dengan suasana Pecinan yang  khas dan unik, ditambah koleksi jajanannya yang legendaris, Pantjoran PIK tidak hanya menjadi tujuan para penikmat kuliner, tapi juga disukai kawula muda sebagai tempat berkumpul dan bercengkerama.

Baca juga: Wagub DKI Izinkan Warga Berkreasi dan Berinovasi Lewat Mural, yang Penting Isinya Positif

Baca juga: Satpol PP Kota Bekasi Yakin Wilayahnya Bersih dari Mural Bernada Kritik pada Pemerintah

"Pantjoran PIK sebagai ruang terbuka dengan beragam pilihan kuliner legendaris juga hidangan peranakan, disertai fasilitas serta aktivitas menarik, didedikasikan bagi masyarakat untuk belajar tentang budaya dan sejarah Pecinan,” kata Natalie.

Menurutnya, kompetisi mural ini merupakan wujud misi Pantjoran PIK untuk memelihara semangat kecintaan budaya Nusantara, khususnya budaya Pecinan.

"Dengan menampilkan budaya tersebut ke khalayak yang lebih luas, diharapkan lebih banyak masyarakat dapat mengapresiasi budaya tersebut," katanya.

Dalam kompetisi ini, selain berkolaborasi dengan komunitas Gardu House yang merupakan komunitas grafiti dan seni jalanan terbesar di Asia Tenggara, juga melibatkan  nama-nama besar seniman mural Indonesia, 
seperti Adi Dharma, Popomangun, dan Yopey. 

Baca juga: Mural Kritik Pemerintah Marak di Karawang, Satpol PP Gandeng Polres Agar Tidak Salah Ambil Langkah

"Para seniman ini akan ikut mempublikasikan pelaksanaan Pantjoran PIK Mural Competition," kata Natalie.

Untuk mengikuti kompetisi ini, COO Retail dan Commercial Divisi 2 Agung Sedayu Group Sawitri Setiawan menjelaskan, peserta harus mengirimkan desain bertema Chinatown di platform media sosial.

Peserta mengirimkan desain mural beserta 5 foto mural/graffiti terbaik yang pernah mereka buat ke garduhouse@gmail.com, dengan tema mural Chinatown.

Peserta wajib mengunggah desain mereka di Instagram Feed, disertai tag dan mention @garduhouse @pantjoranpik, serta hashtag #pantjoranpikmuralcompetition

Baca juga: Demam Messimania Melanda Prancis, Setelah Pembangunan Karya Seni Mural Sepanjang 18 Meter di Paris

"Setelah diseleksi, delapan peserta terbaik akan mengikuti babak final dan menggambar langsung mural karya mereka di Pantjoran PIK pada 1-5 Desember 2021. Kompetisi ini berhadiah total Rp 32 juta,” kata Sawitri. (ign).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved