Breaking News:

Kebakaran Lapas Tangerang

Besok Jenazah Korban Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Ricardo Dipulangkan ke Portugal

Jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang WNA Portugal Ricardo Ussumane Embalo bakal dipulangkan ke negara asalnya pada Sabtu (17/9/2021).

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Miftahul Munir
Jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten bernama Sumatri Jaya Prana diambil pihak keluarga di RS Polri Kramat Jati Selasa (14/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang WNA Portugal Ricardo Ussumane Embalo bakal dipulangkan ke negara asalnya pada Sabtu (17/9/2021).

Komandan DVI Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Kombes Pol Hery Wijatmoko membenarkan korban bernama Ricardo dipulangkan besok.

"Yang (jenazah WNA) Portugal tinggal deliver (menyerahkan) ke keluarganya dan penyerahan dari lapas, ada info Insya Allah hari Sabtu,"  kata dia saat dikonfirmasi Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Saksikan Detik-detik Kebakaran Lapas Tangerang, Dua Korban Selamat Diperiksa Polisi

Namun demikian, ia tidak dapat memastikan waktu pengiriman jenazah dari RS Polri.

Karena perwakilan dari Keduataan Portugal sudah mengatur proses pengiriman jenazah ke negara asal Ricardo.

"Tapi untuk jamnya nanti juga diperiksa kembali," jelas dia.

Baca juga: Pekan Depan Polisi Tetapkan Tersangka Kebakaran Tragis Lapas Tangerang yang Menewaskan 49 Tahanan

Pengiriman jenazah ke Portugal itu harus sesuai dengan prosedur yang sudah dilengkapi pihak keluarga dan Kedutaan Besar Portugal.

Sehingga pengiriman jenazah Ricardo ke Portugal perlu waktu dan tidak bisa sesingkat seperti jenazah WNI.

"Ada perusahaan yang ngurus jenazah sampai luar negeri, biasanya ada prosedur yang harus dilengkapi, makanya perlu waktu," ucapnya.

Baca juga: Tim DVI: Satu Jenazah Korban Lapas Tangerang yang Belum Tuntas Teridentifikasi, Tunjukkan Hasil

Sebelumnya, Warga Negara Asing (WNA) Portugal bernama Ricardo Ussumane Embalo (51) korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang batal dilakukan kremasi.

Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Ditjenpas, Thurman Hutapea menjelaskan, dari data diri Ricardo, ternyata dia merupakan seorang muslim.

Sehingga pihaknya tidak melakukan kremasi kepada jenazah Ricardo yang memeluk agama Islam.

"Informasi awal dia beragama Kristen diminta kremasi, ternyata setelah ada informasi kita dapat dia Muslim," ujar dia Kamis (16/9/2021).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved