Breaking News:

Berita Nasional

BEREDAR Surat Edaran Penerima Bantuan Pesantren, Kementerian Agama Pastikan Itu Hoaks

Kementerian Agama memastikan, surat edaran perihal penerima bantuan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam yang beredar di masyarakat sebagai hoaks.

Antara/HO-Kemenag
Beginilah penampakan surat edaran palsu alias hoaks tentang penerima bantuan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Beredar di masyarakat surat edaran perihal penerima bantuan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam.

Ternyata surat edaran perihal penerima bantuan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam itu palsu alias hoaks.

Kepastian bahwa surat edaran itu hoaks disampaikan oleh Direktur PD Pondok Pesantren Kemenag Waryono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Kementerian Agama (Kemenag) memastikan, surat edaran perihal penerima bantuan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam yang beredar di masyarakat sebagai hoaks.

Kemenag meminta warga mengabaikan serta menunggu informasi resmi dari Kemenag.

"Itu surat palsu. Informasinya tidak benar dan menyesatkan alias hoaks," ujar Direktur PD Pondok Pesantren Kemenag Waryono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Ikut Vaksinasi Covid-19, Dua Santri Pondok Pesantren di Pondok Cabe Merasa Jadi Lebih Kuat dan Aman

Baca juga: Selain Pesantren BIN Gelar Vaksinasi Door To Door di Tiga Provinsi, Serta Bagikan Ribuan Sembako

Surat edaran palsu itu bernomor B-2563/DJ.I/Dt.I.V/HM.13/09/2021 tertanggal 13 September 2021 tentang Edaran Penerima Bantuan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam Tahun Anggaran 2021 Periode II.

Surat tersebut ditujukan kepada pimpinan ormas/asosiasi pesantren dan pendidikan keagamaan Islam, Kepala Kanwil Kemenag Cq. Kepala Bidang PD Pontren/PAKIS/PENDIS/TOS, Kepala Kankemenag Cq. Kepala Seksi PD Pontren/PAKIS/PENDIS/TOS, dan pimpinan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam.

Salah satu poin yang tertera dalam badan surat berbunyi bahwa pengajuan bantuan/penerima bantuan dapat disampaikan dalam bentuk cetak (hard copy) dan/atau berkas digital (soft copy) melalui:

Baca juga: Gaprindo: Seruan Larangan Merokok Gubernur Anies Bertentangan dengan Peraturan Pemerintah

a. Pemberi Bantuan;

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved