Breaking News:

Antisipasi Banjir, Wawalkot Jakpus Prioritaskan Wilayah dengan Kontur Tanah Rendah

Irwandi menilai, kontur tanah yang rendah berakibat munculnya genangan air saat musim penghujan.

Warta Kota/ Muhamad Fajar Riyandanu
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi saat ditemui di Pos RW 06 Jalan Tambak, Pengangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (17/9/2021), siang. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, mengatakan lokasi rawan banjir di wilayah Jakarta Pusat, mayoritas berada di tempat yang memiliki kontur tanah yang rendah. 

Lebih lanjut, Irwandi menilai, kontur tanah yang rendah berakibat munculnya genangan air saat musim penghujan.

Guna mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Pusat sedang melakukan sejumlah penanganan, seperti mencari titik-titik genangan dan penyumbatan di tiap saluran air. 

"Setiap hari minggu, Pemkot keliling bersama pihak Kelurahan dan Sudin Sumber Daya Air (SDA)," kata Irwandi saat ditemui di Pos RW 06 Jalan Tambak, Pengangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (17/9/2021) siang. 

Adapun sejumlah wilayah yang disorot yakni Tanah Abang, Banjir Kanal Barat, Bendungan Hilir, Kali Krukut, Johar Baru, Bungur, dan Pasar Baru di Gang Kelinci Sawah Besar. 

Menurut data banjir lintas per tahun 2020, terjadi peningkatan ketinggian air di bulan oktober dengan tinggi 10 sampai 180 Cm.

Hal ini mengakibatkan 29 kecamatan dan 72 kelurahan di DKI Jakarta terkena banjir

Sebanyak 170 RW dan 1.933 KK terdampak banjir. Lalu ada 6.250 jiwa terdampak dan 675 warga diantaranya harus mengungsi. 

"Untuk pengerukan kali maupun sungai, kita sudah mempersiapkan penambahan eskavator. Pengerukan juga sudah mulai, saluran penghubung juga akan di cek," ujar Irwandi. 

Selain itu, Pemkot Jakarta Pusat juga memperlebar beberapa salurah air. "Kegiatannya sudah berjalan, agar tidak ada penyumbatan," pungkasnya. (m29)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved