Breaking News:

Berita Nasional

Aliansi Masyarakat Pecinta KPK Minta Jokowi Tak Campuri Pemberhentian 56 Pegawai KPK

Aliansi Masyarakat Pecinta KPK Minta Jokowi Tak Campuri Pemberhentian Pegawai KPK yang Tidak Lolos TWK

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Twitter @sa******
Gedung Merah Putih KPK 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polemik pemberhentian 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disoroti banyak pihak.

Tidak terkecuali Aliansi Masyarakat Pecinta KPK.

Ketua Aliansi Masyarakat Pecinta KPK, Lukman pun meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak mencampuri keputusan yang diambil oleh Pimpinan KPK.

”Kami dari Aliansi Masyarakat Pecinta KPK meminta kepada Presiden Jokowi agar tidak mencampuri keputusan Pimpinan KPK," ungkap Lukman dalam siaran tertulis pada Jumat (17/9/2021).

Lanjut Lukman, Presiden Jokowi harus menghormati ribuan pegawai KPK telah mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Sehingga apabila terdapat pegawai yang dinyatakan tidak lolos itu hal yang biasa.

“Ribuan loh yang ikut TWK, tapi ada yang tidak lolos, masa didesak Presiden untuk mengakomodir mereka-mereka yang tidak lolos ini nggak benar dong,” ucapnya.

Baca juga: Live Talkshow Kesehatan, Mengenal Invisalign: Apa Manfaat dan Bedanya dengan Behel?

Baca juga: Pengelola Bioskop CGV Grand Indonesia Berharap Larangan Menjual Makanan dan Minuman Dicabut

Lukman juga mempertanyakan ada apa Novel cs ngotot agar kemabli di pekerjakan di KPK, padahal sudah jelas tidak lolos.

“Ini jangan-jangan nih, ada sesuatu atau kasus yang disembunyikan oleh Novel cs, sehingga jika mereka keluar dari KPK akan terbongkar, ” kata dia

Soal keputusan pemecatan 56 pegawai, menurut Lukman sudah sesuai dengan arahan dari Presiden Jokowi dan sejalan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved