Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Wagub DKI Ahmad Riza Berharap Sekolah yang Menggelar Pembelajaran Tatap Muka Akan Bertambah Banyak

Pemprov) DKI Jakarta menargetkan 1.500 sekolah bisa menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Ibu Kota pada 27 September 2021.

Warta Kota/ Yolanda Putri Dewanti
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan 1.500 sekolah bisa menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Ibu Kota pada 27 September 2021.

Sebelumnya, sebanyak 610 sekolah telah menggelar PTM terbatas.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, mengatakan bahwa sejauh ini pembelajaran tatap muka di Jkaarta berlangsung lancar dan baik.

"PTM berlangsung dengan baik. Alhamdulilah, tidak ada kendala yang berarti, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa selesaikan 1.500 lagi. In Shaa Allah, mudah-mudahan di akhir tahun, sekolah semakin banyak dan semua siswa yang mengikuti PTM," ucap Riza di Balai Kota, Rabu (15/9/2021).

Lanjutnya, ia bersama pihaknya optimis jumlah sekolah yang menggelar kegiatan pembelajaran tatap muka akan bertambah.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Berencana Menggelar PTM Terbatas, Wagub DKI Meminta Warga Waspadai Ancaman Covid

Baca juga: Sidak PTM, Ganjar Masih Temukan Siswa yang Berkerumun Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Baca juga: Dinas Pendidikan DKI Jakarta Belum Putuskan PTM Dilaksanakan Setiap Hari

Hal tersebut menyusul hasil evaluasi yang kian hari kian membaik dari penyenggelaraan PTM di 610 sekolah.

Kendati demikian, namun untuk keputusan penyelenggaraan PTM setiap hari masih dalam proses pertimbangan dan masih dirapatkan ke sejumlah dinas termasuk dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Maka dari itu, Riza mengimbau para siswa, masyarakat sekolah hingga wali murid untuk saling bersinergi mematuhi protokol kesehatan (prokes).

"Namun demikian, tentu terus hati-hati, waspada, jangan euforia, jangan anggap enteng, kita belajar dari negara-negara lain di dunia. Ketika dimulainya PTM, kemudian mulai lagi peningkatan covidnya," ucapnya.

"Jadi, para orang tua, para guru semua, kita bersama bersinergi positif, berkolaborasi bekerja sama, saling mengingatkan, saling memastikan semua protokol kesehatan dilaksanakan dengna baik mulai dari rumah, sekolah dan yang paling, penting di perjalanan dari rumah ke sekolah," tutupnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved