Breaking News:

Kebakaran Lapas Tangerang

Begini Cara Kerja Tim DVI Polri Ungkap Identitas Jenazah Sulit Dikenali Seperti Korban Kebakaran

Ketua Tim Rekonsiliasi DVI Komisaris Besar Agung Wijayanto menjelaskan cara kerja timnya mengindetifikasi jenazah yang sulit dikenali.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Miftahul Munir
Ketua Tim Rekonsiliasi DVI Komisaris Besar Agung Wijayanto menjelaskan cara kerja timnya mengungkap identitas jenazah yang sulit dikenali seperti korban kebakaran Lapas Tangerang. 

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Operasi tim DVI RS Polri untuk identifikasi jenazah yang sulit dikenali akibat kebakaran atau kecelakaan pesawat meliputi empat fase.

Fase pertama adalah tempat kejadian perkara (TKP), kedua fase postmortem atau pemeriksaan jenazah, ketiga antemortem atau pengumpulan data janazah dari keluarga korban.

Keempat yaitu pencocokan data yang dikumpulkan di TKP hingga yang didapat keluarga korban.

Baca juga: Jenazah Pajar Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dijemput, Farhan Menyebut Pamannya Sosok yang Baik

Ketua Tim Rekonsiliasi DVI Komisaris Besar Agung Wijayanto menjelaskan, dari semua fase itu nantinya tim DVI mendapatkan satu kesimpulan yang akurat terkait korban atau jenazah.

"Yaitu menggunakan identifikasi primes istilahnya, kemudian skundernya adalah dari fisik, properti yang digunakan terakhir atau barang yang melekat pada tubuh jenazah," ujar dia saat ditemui, Kamis (16/9/2021).

Agung menerangkan, paska kejadian kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, tim DVI Polda Metro Jaya mendatangi lokasi pada Rabu (8/9/2021) pagi.

Baca juga: Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah Jadi 49 Orang

Di sana, tim DVI mencari jenazah dan pendataan para korban kebakaran yang tidak selamat.

Ternyata para korban yang meninggal dan luka dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang.

"Kita koordinasi dengan pihak rumah sakit, dilakukan pendataan," tutur dia.

Baca juga: VIDEO Suasana Haru Penjemputan Jenazah Pajar Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Selanjutnya tim DVI Polri melakukan fase kedua post mortem karena seluruh jenazah yang meninggal sebanyak 41 dibawa ke RS Polri Kramat Jati.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved