Breaking News:

Belajar Online

Save the Children Indonesia Selenggarakan Program Kunjung untuk Memotivasi Anak Jadi Senang Belajar

Kondisi pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia membuat proses belajar mengajar dilakukan secara online.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Sigit Nugroho
warta kota
Belajar online melalui gadget. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kondisi pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia membuat proses belajar mengajar dilakukan secara online.

Hal itu dilakukan, agar siswa sekolah terbebas dari paparan virus corona.

Belajar mengajar secara online di Tanah Air sudah berjalan lebih dari satu tahun.

Kondisi itu membuat lebih dari 60 juta anak di Indonesia harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sejak Maret 2020.

Untuk membantu para siswa, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggunakan stasiun televisi dan daring atau online agar pembelajaran tetap berlangsung.

Kuota internet juga disediakan supaya anak dapat mengakses berbagai aplikasi guna mendukung proses belajar.

Baca juga: KPAI Sebut Belajar Online Tak Efektif dan Membosankan Anak Lebih Suka Main Game dan Nonton YouTube

Baca juga: Wagub DKI Ariza Libatkan Istri Dampingi Anaknya Belajar Online Setahun Lebih

Baca juga: Kisah Remaja di Balikpapan Nekat Rekam dan Sebar Video Syur saat Belajar Online, Begini Nasibnya

Meski begitu, cata tersebut belum mendukung maksimalnya hasil pembelajaran jarak jauh.

Tujuh dari 10 anak ditemukan jarang belajar selama pandemi Covid-19.

Hal itu berdaarkan Studi Global Save the Children pada Juli 2020 yang dilakukan di 46 negara, khususnya Indonesia.

Beberapa hal jadi penyebab anak jarang belajar, yakni terbatasnya ketersediaan materi belajar yang memadai dan tidak mempunyai gawai.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved