Resah Masih Banyak Pungli, Emerson Yuntho Nilai Valentino Rossi Pun Sulit Dapat SIM C di Indonesia

Pegiat Antikorupsi Emerson Yuntho meyakini pembalap dunia sekelas Valentino Rossi saja sulit mendapatkan SIM C di Indonesia karena banyak pungli.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
TRIBUNNEWS/WAHYU FIRMANSYAH
Emerson Yuntho 

"Selama ada pungli jangan berharap pelayanan menjadi baik. Padahal pelayanan yang baik akan meningkatkan citra pemerintah secara keseluruhan," imbaunya.

Baca juga: Luruskan Informasi soal Foto Polantas Dijemur, Kombes Sambodo: Bukan Pungli, Mereka Tak Apel Pagi

Menurut Emerson, cara pemerintah dan kepolisian saat ini sangat biasa-biasa saja dalam memberantas Pungli di kedua pelayanan publik tersebut. Hal inilah yang membuat Pungli tak pernah berhenti.

Menurutnya, Presiden bisa perintahkan Menko Polhukam dan Kapolri untuk bereskan masalah ini secara permanen sehingga tidak terjadi dikemudian hari.

Kapolri dinilai harus melakukan evaluasi secara menyeluruh pada proses pengurusan administrasi dan perizinan kendaraan, menutup celah korupsi atau pungutan liar.

Baca juga: Dapat Penilaian Dari Kemenko Polhukam, DKI Jadi Kontestan Kota Bebas Pungli

Kapolri juga dinilai perlu melakukan revisi Peraturan di internal Polri terkait adiministrasi dan Surat Izin Mengemudi termasuk didalamnya memperbaiki ujian teori dan praktik dalam memperoleh SIM. 

"Terakhir, Kami menyampaikan keluhan dan permintaan ini melalui surat, bukan lewat mural atau poster, mohon tidak dilakukan penangkapan atau pemeriksaan terkait pengiriman surat ini," tulis Emerson mengakhiri petisinya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved