Breaking News:

Masuk Musim Penghujan, Pemkot Jaktim Gelar Rakor Penanggulangan Banjir

Setelah dipetakan, maka fokus penanganan adalah cara untuk mengantisipasi banjir, agar warga tidak mengeluh

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Budi Sam Law Malau
Istimewa
Rapat Koordinasi Penanggulangan banjir di Kantor Walikota Jakarta Timur. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menggelar rapat koordinasi (rakor) penanggulangan banjir di Kantor Wali Kota Jakarta Timur di Jalan Raya Pulogebang, Cakung, Rabu (15/9/2021).

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur, Fredy Setiawan mengatakan, pihaknya bakal memetakan wilayah yang rawan genangan dan banjir.

Setelah dipetakan, maka fokus penanganan adalah cara untuk mengantisipasi banjir, agar warga tidak mengeluh.

"Rakor ini menindaklanjuti hasil rapat pimpinan, dimana penanggulangan banjir harus dipersiapkan secara prioritas. Dimulai dari pemetaan wilayah rawan genangan, hingga penanggulangannya," kata dia.

Fredy menerangkan, ada empat point penting yang menjadi perhatian seluruh jajaran Pemkot Jakarta Timur di musim hujan kali ini.

Point pertama adalah soal pemetaan wilayah rawan banjir dan pembuatan posko bagi warga yang mengungsi di masing-masing Kelurahan.

Point kedua, melakukan pendataan dan pemeriksaan fungsi pintu air, pompa air stasioner, pengerukan kali, pemeliharaan.

Point ketiga, melakukan normalisasi saluran air, kali dan tempat penampungan air ketika hujan deras turun.

Dan point keempat atau terakhir, adalah percepatan pembuatan waduk dan sumur resapan skala prioritas, dengan pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau(RTH) sebagai Rain Garden.

"Jakarta Timur ada 75 pompa mobile dan 40 pompa stasioner yang tersedia di 21 titik lokasi, agar menjadi perhatian dari Suku Dinas terkait," ucapnya.

Sehingga pompa stasioner dan mobile itu dapat difungsikan sesuai dengan waktu yang dibutuhkan.

Selain itu, Ia juga meminta kepada seluruh Camat dan Lurah agar terus melakukan percepatan pembuatan sumur resapan dan pengerukan saluran.

Harapannya, agar upaya Pemerintah Kota Jakarta Timur dalam mengurangi titik genangan di Jakarta Timur bisa berhasil.

"Intinya Rakor ini untuk menyamakan persepsi, apa kendala, prioritas penanganan, hingga terobosan yang dilakukan dalam menangani banjir saat musim penghujan," kata dia.(m26)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved