LRT Jabodebek Miliki 18 Stasiun dengan Fasilitas Modern

Stasiun LRT Jabodebek berada di lokasi strategis, mulai dari kawasan perumahan hingga kawasan bisnis.

Warta Kota/Mohamad Yusuf
Pengangkatan kereta LRT Jabodebek di Stasiun Harjamukti, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (13/10/2019). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kereta Light Rail Transit (LRT) Jabodebek bakal beroperasi pada Juni 2022 mendatang.

Tercatat ada 18 Stasiun LRT yang akan dioperasikan untuk melayani penumpang dan semuanya dipastikan ramah disabilitas.

VP Public Relations KAI Joni Martinus merinci, 18 tasiun LRT Jabodebek itu diantaranya Stasiun Dukuh Atas, Setiabudi, Rasuna Said, Kuningan, Pancoran, Cikoko, Ciliwung, Cawang, TMII, Kampung Rambutan, Ciracas, Harjamukti, Halim, Jatibening Baru, Cikunir I, Cikunir II, Bekasi Barat dan Jatimulya.

Stasiun LRT Jabodebek berada di lokasi strategis, mulai dari kawasan perumahan hingga kawasan bisnis.

“Tujuannya untuk memudahkan para penglaju untuk bertransportasi dari dan menuju Ibu Kota atau wilayah lainnya,” ujar Joni dalam, Rabu (15/9/2021).

Menurutnya, Stasiun LRT yang ada, terdiri dari dua tipe. Yaitu tipe Interchange Station di Stasiun Cawang dan tipe Typical Station untuk 17 stasiun lainnya.

Perbedaan dari tipe stasiun ini adalah jumlah jalur, luas stasiun, dan fasilitas tambahan yang ada di dalamnya.

Interchange Station terdiri dari tiga lantai, di mana lantai 1 berupa area boarding dan komersial, lantai dua area peron, dan lantai tiga adalah area komersial.

Sedangkan untuk tipe Typical Station terdiri dari dua lantai, di mana lantai satu adalah area boarding dan lantai dua merupakan area peron.

“Stasiun Cawang merupakan Interchange Station dikarenakan merupakan stasiun persimpangan atau stasiun transit. Di sini, pelanggan dari Stasiun Harjamukti yang ingin menuju ke arah Stasiun Jatimulya dapat berhenti dulu di Stasiun Cawang dan berganti kereta tujuan Stasiun Jatimulya, maupun sebaliknya,” jelas Joni.

Untuk menunjang kenyamanan para pelanggan saat berada di stasiun, seluruh Stasiun LRT Jabodebek dilengkapi dengan fasilitas akses berupa eskalator, tangga, dan lift, toilet, ruang menyusui, musala, ruang kesehatan, Passenger Information Display System (PIDS), passenger announcement, dan CCTV.

Semua fasilitas itu kata Joni dilengkapi dengan sarana yang ramah terhadap penyandang disabilitas.

Hingga kini, kata dia, pihaknya bersama para stakeholder terkait sedang mempersiapkan rencana pengoperasian kereta itu.

Persiapannya dimulai dari sarana, prasarana dan fasilitas pelayanan penumpang serta perizinan.

“Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), tentu kehadiran LRT Jabodebek sangat dinantikan untuk mendukung kegiatan bertansportasi masyarakat yang aman, nyaman dan bebas macet,” katanya.

Joni menjelaskan, KAI ditugaskan menyelenggarakan sarana dan prasarana LRT Jabodebek sebagaimana Perpres Nomor 49 tahun 2017.

Sarana dan prasarana dimaksud meliputi pengadaan sarana, pengoperasian sarana dan prasarana, perawatan sarana dan prasarana, pengusahaan sarana dan prasarana termasuk pendanaan prasarana kereta LRT terintegrasi serta penyelenggaraan sistem tiket otomatis (automatic fare collection). (faf)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved