Breaking News:

Pungli Samsat Satpas

Disentil Soal Pungli Samsat-Satpas, Dirlantas Polda Metro Pamerkan Aplikasi SINAR

Sambodo mengatakan bahwa pihaknya sudah memulai pencegahan pungutan liar (pungli) dengan menerapkan sistem digital.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI -- Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, menjawab petisi pegiat antikorupsi Emerson Yuntho terkait pungutan liar (pungli) dalam kepengurusan pelayanan publik di Satpas dan Samsat di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Sambodo mengatakan bahwa pihaknya sudah memulai pencegahan pungutan liar (pungli) dengan menerapkan sistem digital.

"Kami sudah melakukan upaya pengurangan pencegahan Pungli di Satpas dan Samsat dengan melakukan digitalisasi," ujar Sambodo saat dikonfirmasi Rabu (15/9/2021).

Hal itu kata Sambodo diyakini mengurangi interaksi antara petugas dan masyarakat.

Digitalisasi pelayanan itu ditandai dengan peluncuran aplikasi SINAR untuk perpanjangan SIM serta aplikasi SIONDEL dan SIGNAL untuk perpanjangan STNK.

Pihak Polda Metro Jaya juga telah mengeluarkan kebijakan tilang melalui kamera ETLE.

Selain itu kata Sambodo, pihaknya juga membuka kotak pengaduan atau loket pengaduan masyarakat.

Kepolisian juga memasang tulisan "Tidak Dipungut Biaya" di berbagai layanan.

"Kami juga memberikan reward and punishment secara tegas bagi anggota yang kedapatan melakukan Pungli," tuturnya.

Dimana punishment melalui mekanisme sidang disiplin atau sidang kode etik, mutasi demosi, hingga turun pangkat.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved