Breaking News:

Kebakaran Lapas Tangerang

Tangis Keluarga dan Kerabat Pecah, Saat Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dimakamkan

Tangis keluarga serta kerabat pecah ketika prosesi pemakaman berlangsung

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Ramadhan L Q
Jenazah korban tewas dalam kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, Petra Eka yang dimakamkan hari ini Selasa (14/9/2021) pukul 13.00 WIB 

WARTAKOTALIVE.COM, TEBET -- Jenazah korban tewas dalam kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, yakni Petra Eka dimakamkan di TPU Menteng Pulo 2, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (14/9/2021) siang ini.

Tangis keluarga serta kerabat pecah ketika prosesi pemakaman berlangsung.

Pantauan Wartakotalive.com, jenazah Petra Eka mulai dikebumikan di TPU Menteng Pulo 2, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, sekira pukul 13.00 WIB.

Jenazah diantar menggunakan ambulans pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Petugas menggotong peti jenazah menuju area pemakaman yang berada di Blok A II.

Isak tangis pun pecah saat peti jenazah diturunkan ke liang lahat oleh petugas pemakaman.

Ayah Petra Eka, Suhendar menangis sambil memeluk bingkai foto mendiang anaknya.

Sementara Evi Nilasari, ibunda Petra Eka mencoba tegar berdiri di dekat Suhendar.

Ibadah pemakaman dipimpin dua pendeta untuk doa pelepasan jenazah Petra Eka.

“Allah yang Maha Kuasa, dalam kasih karunianya yang besar, telah berkenan memanggil kepada-Nya, almarhum saudara Petra Eka,” ujar seorang pendeta.

Perwakilan keluarga, Ustaz Dicky di hadapan pelayat, mengucapkan terima kasih atas segala bantuan yang diberikan hingga proses pemakaman selesai dan berjalan lancar.

“Saya mewakili keluarga besar almarhum mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya. Baik moril maupun materil, kepada kerabat, sahabat, teman, yang jauh atau dekat, yang membantu atas proses kelancaran pemakaman almarhum saudara kita Putra Eka,” katanya.

“Mudah-mudahan senantiasa Tuhan membalas yang berlipat ganda. Mudah-mudahan kita semua yang ada di sini senantiasa menjadikan ini ladang ibadah buat kita semua agar kita dimatikan dalam keadaan khusnul khatimah,” lanjut Dicky.

Diketahui, Petra Eka merupakan korban kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang yang sudah teridentifikasi berdasarkan DNA dan medis, Senin (13/9/2021). (m31)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved