Breaking News:

PPKM

Manajemen SGC Keluhkan Kondisi Perdagangan yang Lesu Akibat Penerapan PPKM dan Prokes Ketat

Manajemen SGC mengeluhkan penurunan omzet yang signifikan dampak dari pembatasan masuk pusat perbelanjaan saat penerapan PPKM dan prokes ketat.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Valentino Verry
Manajemen SGC Keluhkan Kondisi Perdagangan yang Lesu Akibat Penerapan PPKM dan Prokes Ketat
Istimewa
Pusat perdagangan SGC di Kabupaten Bekasi mengalami kelesuan akibat penerapan PPKM dan prokes ketat yang membatasi pengunjung.

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Deputy Building Manager Sentra Grosir Cikarang (SGC), Ridwan Arifin menjelaskan meski pusat perbelanjaan telah diperbolehkan kembali beroperasi, namun pembatasan pengunjung menyebabkan omzet pengusaha menurun.

"Karena memang dibatasi, ada penurunan sebesar 70 persen," kata Ridwan saat dikonfirmasi, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Wagub DKI Pastikan Formula E Tetap Digelar, Meski Harus Setor Dana Komitmen Ratusan Miliar

Ridwan menjelaskan cukup banyak masyarakat yang telah divaksin mengurungkan niat pergi ke mall lantaran tak bisa mengajak anak-anaknya.

Bahkan mereka yang terpaksa membawa anak harus menitipkannya ke petugas pengamanan dalam (pamdal) lantaran ketentuan masuk memalui aplikasi PeduliLindungi.

"Anak-anak kalau enggak masuk mall, ibu-ibunya ya enggak bakal masuk mall. Pernah di sini ada anaknya dititip ke satpam, karena ibunya mau jual emas ke dalam," ujarnya.

"Sering, banyak yang nitip ke satpam, itu satpam saya yang gendong anak-anaknya. Ya alhamdulillah satpamnya mau dititip. Kalau enggak mau kan repot juga ya," tuturnya.

Ridwan juga memprediksi meski nantinya bioskop diperbolehlan beroperasi, pendapatannya belum akan maksimal lantaran konsumennya didominasi anak-anak.

Baca juga: Dinas Pendidikan DKI Jakarta Belum Putuskan PTM Dilaksanakan Setiap Hari

"Sebanyak 60 persenan pemasukan dari anak-anak. Kan mereka yang antusias nonton bioskop, apalagi kalau lagi musim film superhero dan kartun. Salah satu liburan termurah dan terdekat kan bioskop," ujar Ridwan.

Ia berharap Pemkab Bekasi bisa terus mendorong agar Kabupaten Bekasi bisa mencapai kekebalan komunal sebesar 70 persen sehingga nantinya anak-anak bisa kembali diperbolehkan berkunjung mall.

"Kami terus mendorong pemda untuk membuka gerai vaksin," ujarnya.

Baca selengkapnya di TribunBekasi.com>>>>>Manajemen SGC Keluhkan Omzet Anjlok 70 Persen Akibat Anak-anak Belum Bisa Masuk Mall, 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved