Breaking News:

Keluarga Minta Indentifikasi Korban Lapas Tangerang Dipercepat

Tercatat, sebanyak 16 dari total 41 jenazah yang masuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, belum teridentifikasi.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Ramadhan L Q
Ibunda Petra Eka, Evi Nilasari (48) mengenang anaknya sebagai sosok yang lembut dan penuh kasih mesra. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification atau DVI Polri hingga saat ini sudah mengidentifikasi 25 jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten.

Tercatat, sebanyak 16 dari total 41 jenazah yang masuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, belum teridentifikasi.

Evi Nilasari (48), ibunda Petra Eka, salah satu korban yang berhasil diidentifikasi, berharap proses identifikasi pada korban lainnya segera tuntas dalam waktu yang tak terlalu lama.

“Coba dong dari Tim DVI kasih juga mereka kesempatan seperti ke saya. Dahulukan juga gitu. Mereka pasti nunggu juga. Kasian dari tanggal 8 (September). Coba dong ayo buru-buru,.” ujarnya, Selasa (14/9/2021).

Menurutnya, peristiwa kebakaran tersebut bukanlah seperti kecelakaan pesawat yang mana proses identifikasi korban memakan waktu yang lama.

“Ini cuma 40 sekian. Kok lama banget. Mereka bilang katanya kerjanya 24 jam, tapi kok baru teridentifikasi sekian,” kata Evi.

“Kasihan juga lah. Saya kan juga korban salah satunya. Pasti mereka berduka sama hancurnya seperti saya,” tambahnya.

Selain itu, Evi meminta negara harus mengusut tuntas penyebab kebakaran yang menewaskan puluhan napi, termasuk anaknya tersebut.

Diketahui, kebakaran yang terjadi sekira pukul 01.45 WIB ini berada di Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang.

“Itu harus diusut juga itu kebakarannya. Ada apaan ya kok bisa itu (terbakar). Harus pengin cari tahu gitu kok cuma C2 aja, yang lain enggak,” tutur Evi.

Evi menyebut, Petra ditahan di Lapas Kelas 1 Tangerang sejak 2017 lalu karena tersandung kasus narkoba.

Wanita asal Maluku tersebut mengatakan Petra dijadwalkan bebas pada Februari 2022 mendatang.

Evi mengetahui kebakaran dari sang suami, Suhendar, usai suaminya itu menonton berita di televisi.

“Suami saya bilang, coba lihat berita. Itu dibilangnya di Blok C, sementara anak saya ada di Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang,” katanya. (m31)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved