Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Gelar Vaksinasi Massal, Polres Bogor Distribusikan Sebanyak 4.568 Vaksin Sinovac

Capai Target Herd Immunity, Polres Bogor Gelar Vaksinasi Massal. Sukses Distribusikan Sebanyak 4.568 Vaksin Sinovac kepada Masyarakat

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Suasana vaksinasi massal yang digelar Polres Bogor di Masjid Amalia Ciawi, Kabupaten Bogor pada Selasa (14/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Kebut vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Bogor, Polres Bogor kembali menggelar program vaksinasi massal.

Kali ini, vaksinasi massal yang menyasar mahasiswa Universitas Djuanda, pedagang dan masyarakat digelar di Masjid Amalia Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Selasa (14/9/2021).

"Kegiatan vaksinasi massal ini merupakan hasil kerja sama Dewan  Kemakmuran Masjid (DKM) Amaliah dengan Polres Bogor," kata Kapolres Bogor, AKBP Harun pada Selasa (14/9/2021).

Kegiatan Vaksinasi massal ini menargetkan 2.000 warga Kabupaten Bogor.

"Dari 1.855 orang yang mendaftar, sebanyak 1.700 orang berhasil diberikan vaksinasi Covid19 dan sebanyak 155 orang tidak lolos tahap screening," ujarnya.

Baca juga: Kabupaten Bogor Nihil Desa Tertinggal, Akademisi IPB Puji Kinerja Ade Yasin

Baca juga: Analogikan Cewek Berbaju Seksi, Gus Nadir Minta Santri Jangan Digeneralisir dengan Islam Garis Keras

Menurut Harun, kegiatan Vaksinasi Covid-19 massal ini merupakan upaya Polri dan pemerintah dalam melakukan percepatan pemberian Vaksin.

"Kita ingin seluruh masyarakat Kabupaten Bogor mendapatkan Vaksinasi Covid-19 secara merata," paparnya.

Baca juga: Viral Santri Tutup Telinga Tak Mau Dengarkan Musik Disebut ISIS, Gus Nadir Angkat Bicara

Baca juga: Bakal Wariskan Gugatan Internasional Disebut Denny Siregar Jadi Alasan Anies Ngotot Gelar Formula E

Selain di Masjid Amaliah,  Polres Bogor juga menggelar vaksinasi massal di 3 lokasi lainnya yaitu PT Ricky Putra Global Indo, aula Kecamatan Cigombong, dan Puskesmas Cirimekar, Cibinong.

"Total warga yang divaksin di empat lokasi tersebut sebanyak 4.568 orang dari 4.850 pendaftar. Sebanyak 192 orang gagal karena tidak lolos screening," jelas Harun.

BACA SELENGKAPNYA >>>>>

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved