Breaking News:

Viral Balapan Mobil Liar di Kalimalang, Polisi Bakal Bakal Buat Marka Kejut

Aksi ini terbilang cukup mengganggu warga atau pengendara lain, karena dilakukan di jalan umum

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Budi Sam Law Malau
Istimewa
Area proyek pembangunan di Jalan Tol Serpong-Pondok Aren menjadi trek balapan liar sepeda motor. Polisi menutup lokasi lalu menagngkut 82 sepeda motor. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Video aksi balapan mobil liar, sempat viral di media sosial. Diketahui lokasi balapan liar itu berada di kawasan Kalimalang, tepatnya di Jalan KH Noer Ali, Bekasi Barat.

Aksi drag race itu diunggah di akun TikTok @rafiazhr dengan menampilkan beberapa kendaraan yang tengah berkumpul di salah satu lokasi.

Lalu beberapa kendaraan juga terlihat tengah melakukan aksi balap liar.

Aksi ini terbilang cukup mengganggu warga atau pengendara lain. Karena dilakukan di jalan umum yang menjadi lalu lintas kendaraan warga.

Selain membahayakan aksi mereka juga menganca. pengguna jalan lain.

Menanggapi hal ini, Kapolsek Bekasi Kota Kompol Armayni mengatakan pihaknya tengah menindak lanjuti video yang sempat viral tersebut.

Menurut Armayni, beberapa kali pihaknya telah melakukan patroli di lokasi tersebut.

"Ini kami tindak lanjuti dengan patroli dan juga jaga dilokasi," kata Armayni, Senin (13/9/2021).

Armayni mengaku menyayangkan aksi balap liar tersebut.

Apalagi dilakukan dalam situasi pandemi seperti ini.

Kedepan pihaknya akan lebih intensif melakukan patroli dan akan berjaga di lokasi kejadian lebih lama. Tujuannya agar kejadian serupa tak terulang kembali.

Selain itu, kata Armayni pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, untuk dibuatkan garis kejut atau speed trap di sekitar lokasi, agar tak dapat digunakan untuk aksi balap liar.

Garis kejut katanya juga untuk mengurangi laju kecepatan kendaraan yang melintas di sana.

"Antisipasinya, kami sudah koordinasi dengan Dishub untuk nantinya di wilayah itu akan dibuat garis kejut. Sementaraa kejadian yang sempt viral tetap kami tindak lanjuti," ucapnya. (jos)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved