Breaking News:

Berita Jakarta

Polisi Proses Penghentian Kasus Dugaan Penggelapan David Noah

Polisi tengah mengupayakan proses perdamaian bagi kasus yang menyeret keyboardis Band Noah, David Kurnia Albert.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Desy Selviany
Perjanjian damai David Noah terkait penggelapan uang di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Jumat (10/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polisi tengah upayakan proses perdamaian bagi kasus yang menyeret keyboardis Band Noah, David Kurnia Albert.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa sudah ada kesepakatan damai antara David Noah dan Lina Yunita.

Perdamaian tercapai lantaran seluruh sisa kerugian yang dialami Lina sudah dibayarkan oleh David.

Baca juga: Lakukan Restorasi Justice, Polisi Proses Penghentian Kasus Dugaan Penggelapan Keyboardis David Noah

"Perkara David Noah sudah terjadi kesepakatan antara terlapor dan pelapor. Sisa kerugian sudah dibayarkan semuanya," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Senin (13/9/2021).

Namun karena kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan maka pihak kepolisian akan kedepankan restorasi justice sehingga polisi akan keluarkan SP2 untuk penyelidikan.

Nantinya apabila SP2 sudah keluarkan akan diupayakan restorasi justice sehingga keluar SP 3 untuk penghentian penyelidikan.

Baca juga: David NOAH Bayar Hutang Rp 1,15 Miliar Ketika Lina Yunita Disebutkan Sedang Koma dan Terbaring Sakit

Diketahui sebelumnya kasus dugaan penggelapan uang yang menyeret nama David Kurnia Albert Dorfel alias David Noah berakhir damai.

Keyboardis Noah itu disebut membayar uang yang dituduh digelapkan secara tunai.

Perjanjian damai itu dilakukan kuasa hukum kedua pihak terkait di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Jumat (10/9/2021).

Pihak terlapor Lina Yunita diwakilkan oleh kuasa hukumnya Devi Waluyo dan kaka kandungnya Hendra dalam menandatangani akta perdamaian.

Baca juga: Bayar Uang Rp1,1 Miliar Pakai Kocek Pribadi, Kasus David Noah Berakhir Damai

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved