Keterisian RS Rujukan Covid-19 Capai 11 Persen, Ariza: Warga Tetap Harus Disiplin Protokol Kesehatan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus melakukan berbagai upaya dalam menekan penyebaran angka kasus Covid-19.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Agus Himawan
Warta Kota/ Yolanda Putri Dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (13/09/21). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 terus mengalami penurunan hingga menjadi 11 persen. Demikian diungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza).

Ariza menyebut, BOR isolasi terisi sebanyak 780 unit dari 6.721 yang disediakan. “Untuk BOR terus menurun hingga mencapai 11 persen, ICU dari 1.217, tereisi 275 atau 23 persen,” kata Ariza, Senin (13/9/2021).

Selain itu, Ariza menjelaskan terkait vaksinasi Covid-19, Pemprov DKI telah memberikan kepada 10 juta orang untuk dosis pertama. Sedangkan sebanyak 6,7 juta orang telah terima dosis kedua.  “Ya, mudah-mudahan dalam beberapa pekan bisa kita selesaikan 11,4 juta yang target baru kita,” ucapnya.

Sementara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus melakukan berbagai upaya dalam menekan penyebaran angka kasus Covid-19.

Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Baca juga: BNNK Jakarta Utara Tantang Tenaga Pendidik untuk Mencegah Peredaran Narkoba di Sekolah

Baca juga: WNA Asal Portugal Jadi Korban Kebakaran Lapas Tangerang, 8 Jenazah Diidentifikasi Tim DVI RS Polri

Untuk itu, mengingat vaksinasi Covid-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus Covid-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian.

Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menjelaskan berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan DKI Jakarta, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 21.051 spesimen.

“Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 19.577 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 306 positif dan 19.271 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 16.924 orang dites, dengan hasil 41 positif dan 16.883 negatif,” kata Dwi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/9/2021).

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 10.088.212 orang (112,8 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 5.045 orang.

Baca juga: Sarana Jaya Raih 2 Penghargaan Ajang Bergengsi TOP BUMD Award 2021

Baca juga: Angkat Satu Kakinya Ketika Duduk di Atas Kursi, Cara Duduk Ustaz Abdul Somad Bikin Salah Fokus

Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 6.891.321 orang (77,1 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 19.979 orang.

Lebih lanjut, capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 85,6 persen dan untuk dosis 2 sebanyak 67,0 persen.

Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 119,7 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 78,4 persen.

Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 89,5% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 78,0 persen. Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 207.426 orang dan dosis 2 sebanyak 175.592 orang.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved