Breaking News:

Liga 1

Imran Nahumarury Pelatih Caretaker PSIS Semarang Bilang Hujan Jadi Rejeki Buat Timnya

Karena hujan itu PSIS Semarang berhasil menahan imbang Persija Jakarta dengan skor 2-2, padahal sempat tertinggal 0-2

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Umar Widodo
Dok.LIB
Pelatih Caretaker PSIS Semarang, Imran Nahumarury merasa mendapatkan rejeki ketika hujan deras timnya bisa menyamakan kedudukan 2-2 saat berhadapan dengan Persija Jakarta 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur lapangan menjadi keuntungan buat tim PSIS Semarang saat melawan Persija Jakarta, Minggu (12/9/2021) malam di Stadion Indomilk Arena.

Karena hujan itu PSIS Semarang berhasil menahan imbang Persija Jakarta dengan skor 2-2, padahal sempat tertinggal 0-2.

Di bawah guyuran hujan yang turun di babak kedua, PSIS Semarang seakan menemukan kembali gaya bermainnya.

Siapa yang menyangka, tertinggal 0-2, PSIS Semarang mampu mencetak dua gol dan memaksa hasil imbang.

"Hujan sangat membantu kami terutama dalam bola-bola set piece, dapat dilihat dari tendangan bebas Jonathan Zorilla. Saya pikir ini bagian dari rejeki bagi PSIS Semarang malam ini" ujar Imran Nahumarury, pelatih caretaker PSIS Semarang.

Gelandang Persija Jakarta, Osvaldo Haay (kiri) berebut bola dengan Finky Pasamba gelandang PSIS Semarang pada laga pekan kedua Liga 1 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (12/9/2021) malam
Gelandang Persija Jakarta, Osvaldo Haay (kiri) berebut bola dengan Finky Pasamba gelandang PSIS Semarang pada laga pekan kedua Liga 1 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (12/9/2021) malam (Dok.LIB)

Selain mendapat keberuntungan dari turunnya hujan, keberhasilan PSIS Semarang mengejar ketertinggalan juga tak lepas dari kejelian Imran dalam pergantian pemain. 

Termasuk memasukkan Jonathan Zorilla yang menggantikan Reza Irfana dan berkontribusi langsung atas dua gol PSIS Semarang.

Tak hanya itu, motivasi pemain dan kemampuan menjalankan intruksi pelatih menjadi kunci keberhasilan PSIS Semarang mencuri poin atas Persija Jakarta.

"Semua pemain malam hari ini sangat luar biasa. Pemain babak kedua bisa bangkit dan tampil sangat luar biasa," sambungnya.

Bangkit dari ketertinggalan 0-2 dan menahan imbang Persija, Imran pun menyebut seluruh pemainnya Man of the Match di laga melawan Persija. 

Baca juga: Mohamad Prapanca Presiden Persija Jakarta, Masuknya Pemain dan Pelatih Fisik Baru Menambah Kekuatan

Baca juga: Hadapi PSIS di Indomilk Arena, Persija Dipastikan Tidak Diperkuat Empat Pemain Akibat Alami Cedera

"Mereka pemain terbaik. Mereka bermain tim dan bukan individu," sambungnya.

Hasil akhir laga Persija Jakarta lawan PSIS Semarang berakhir 2-2, dimana gol Persija dicetak oleh Otavio Dutra menit ke-45+1 dan Marko Simic menit ke-49.

Sementara gol PSIS Semarang dicetak oleh Hari Nur Yulianto menit ke-71 dan gol bunuh diri Rohit Chand menit ke-88, yang semuanya berawal dari tendangan bebas yang dilakukan oleh Jonathan Zorilla.

PSIS Semarang untuk sementara menempati posisi 3 dengan empat poin, hasil satu kali menang dan sekali kalah. Sedangkan Persija Jakarta berada diurutan 11 dengan dua poin dari dua kali bermain imbang.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved