Breaking News:

Kabar Jakarta

Daging anjing Tidak Boleh Dijual Belikan di Lingkup Perumda Pasar Jaya, Bila Nekat ,Lapak Ditutup

Imbas ditemukannya pedagang yang menjual daging anjing di Pasar Senen,  Pengelola Pasar Koja Baru, Kecamatan Koja, Jakarta Utara menempelkan stiker

Warta Kota/Junianto Hamonangan
pengelola Pasar Koja Baru, Kecamatan Koja, Jakarta Utara menempelkan stiker larangan penjualan daging anjing, Senin (13/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KOJA - Imbas ditemukannya pedagang yang menjual daging anjing di Pasar Senen,  Pengelola Pasar Koja Baru, Kecamatan Koja, Jakarta Utara bereaksi dengan  menempelkan stiker larangan penjualan daging anjing, Senin (13/9/2021). 

Pantauan di lokasi, para petugas lalu mendatangi tempat para pedagang daging babi yang berada di lantai dua Pasar Koja Baru untuk menempelkan stiker larangan penjualan daging anjing

Penempelan stiker tersebut dilakukan di pintu masuk menuju lapak penjual daging babi seiring viralnya video yang memperlihatkan penjualan daging anjing di Pasar Koja Baru

"Perumda Pasar Jaya melarang menjual dan membeli daging anjing (B1),” bunyi dari tulisan pengumuman tersebut dengan tanda tangan Manager Area 14.

Baca juga: Oknum Pedagang di Pasar Senen yang Jual Daging Anjing Ternyata Memiliki Izin Menjual Daging Babi  

Baca juga: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria Minta kepada Pedagang untuk Tidak Jual Daging Anjing

Keputusan tersebut sesuai dengan ketentuan yang sudah berlaku dimana daging anjing tidak termasuk sumber pangan. Sehingga tidak bisa diperjualbelikan di pasar. 

“Pasal 1 UU Nomor 18 Tahun 2021 bahwa anjing bukan merupakan atau tidak termasuk sumber pangan, karena anjing merupakan hewan peliharaan," tulis stiker pengumuman tersebut.

Selain itu petugas juga mengimbau pedagang agar tidak menjual daging anjing. Pasalnya ada beberapa penjual daging babi diketahui menjual daging anjing sebagai sampingan.

Sebelumnya Manager Umum dan Humas Perumda Pasar Jaya Gatra Vaganza mengatakan pihaknya selaku manajemen sudah memberikan sanksi kepada pedagang tersebut.

Baca juga: Pengawasan Pasar Jaya Dinilai Lemah Menyusul Ditemukan Penjualan Daging Anjing

Baca juga: Oknum Pedagang di Pasar Senen yang Jual Daging Anjing Ternyata Izinnya Jual Daging Babi

“Kami telah melakukan pemanggilan dan sanksi administrasi yang mana ke depannya, apabila pedagang tersebut masih melakukan hal yang sama akan dilakukan tindakan tegas,” ujar Gatra, Minggu (12/9/2021). 

Tindakan tegas tersebut mulai dari penutupan sementara sampai penutupan secara permanen. Pasalnya, penjualan daging anjing di pasar dinilai menyimpang dari peraturan Perumda Pasar Jaya.

“Di mana, daging anjing tersebut tidak dalam komoditi yang boleh diperjualkan belikan di pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya,” katanya.

“Ini menjadi pembelajaran kami untuk evaluasi dari sisi operasional pasar, sehingga kejadian ini tidak terulang kembali,” sambung Gatra. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved