Breaking News:

Ibu Korban Kebakaran Lapas Tangerang, Minta Lapas Memanusiakan Manusia

Pernyataan Haryati menyusul kondisi lapas tersebut yang melebihi kapasitas atau over capacity

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/ Ramadhan L Q
Haryati (60) usai ziarah di makam anaknya Mad Idris bin Adrismon (29), di TPU Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (12/9/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Haryati (60), ibu Mad Idris, yang merupakan korban kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang meminta lapas di sana, ke depannya ada dengan konsep serius, untuk memanusiakan manusia.

“Saya minta buat para napi yang masih ada di sana, itu sudah seperti anak saya semua, tolonglah dikasihani, dijagain selayaknya manusia biasalah,” ujarnya, Minggu (12/9/2021).

Pernyataan Haryati menyusul kondisi lapas tersebut yang melebihi kapasitas atau over capacity.

Lapas Kelas I Tangerang diketahui diisi sebanyak 2.072 orang, dengan rincian lima tahanan dan 2.067 narapidana.

Kondisi kamar yang sempit membuat mereka harus tidur berdesakan. 

Lebih lanjut, Haryati ingin para napi yang masih ada di sana mendapat tempat yang layak.

“Mereka kan lagi menebus kesalahan, kalau anak saya sudah nggak ada lagi di sana. Jadi daripada anak saya kenapa-kenapa, sakit atau apa saya nggak tega,” kata Haryati.

“Kalau gini kan dia sudah tenang. Ibu mau mengucapkan terima kasih kepada para polisi dan semuanya yang direpotin anak ibu, terima kasih banyak,” lanjutnya.

Selain itu, Haryati enggan menyesali kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu tersebut.

“Mau nyalahin gimana, aturan kan terjaga, bukan mau nyalahin atasan atasannya, lah,” kata Haryati.

Mad Idris merupakan korban kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang yang sudah teridentifikasi, Sabtu (11/9/2021).

Serah terima jenazah dilakukan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, dan diserahkan kepada Haryati sekira pukul 15.40 WIB.

Jenazah Mad Idris langsung dikebumikan di TPU Bambu Apus, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. (m31)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved