Breaking News

BREAKING NEWS: Pusat Perbelanjaan Tolak Masuk Ribuan Orang Positif Covid-19

Ada ribuan orang positif Covid-19 terdeteksi melalui aplikasi PeduliLindungi ketika hendak masuk ke pusat perbelanjaan. 

Istimewa
Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Alphonzus Widjaja, Minggu (12/9/2021) mengatakan, Pemerintah menyatakan, ada ribuan orang positif Covid-19 terdeteksi melalui aplikasi PeduliLindungi ketika hendak masuk ke pusat perbelanjaan.  

“Karena salah satu kendala terbesar adalah ternyata masyarakat belum terkomunikasikan dengan baik,” ucap Yudha.

Baca juga: Hari Kedua Pusat Perbelanjaan Diperbolehkan Buka, Mal Pondok Indah Masih Sepi Pengunjung

Selain itu, Yudha mengatakan, sejak pembukaan mal pada Selasa kemarin hingga Rabu ini, pengunjung yang datang belum mencapai 10.000 orang.

“Jauh, 10.000 saja belum. Jauh ya, mungkin baru sekitar 7.000-8.000 sampai sekarang,” tambah Yudha.

Diketahui, pembatasan kapasitas di mal maksimal 25 persen di mana pengunjung hanya boleh berbelanja saja.

Untuk batas pengunjung usia, anak-anak di bawah 12 tahun atau lansia di atas 70 tahun dilarang untuk masuk ke mal.

Baca juga: Pengelola Mal Pondok Indah Berusaha untuk Optimistis Dapat Bertahan di Tengah Pandemi Virus Corona

Yang paling penting, pengunjung yang ingin datang ke Mal Pondok Indah harus sudah melakukan vaksinasi.

Optimistis

Pengelola mal di Jakarta mulai tumbuh seiring pembukaan pusat perbelanjaan oleh pemerintah pada masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga tanggal 16 Agustus nanti.

Setelah sekian lama tutup, Mal Pondok Indah yang berada di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, akhirnya kembali dibuka mulai Selasa (10/8/2021).

Meski demikian, pembatasan kapasitas di mal maksimal 25 persen dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Ini Aturan PPKM Level 4 Terbaru Kota Bogor, Tempat Ibadah Boleh Dibuka Jumlah Jamaah 25 Persen

Pengunjung yang diperbolehkan masuk pusat perbelanjaan antara lain mereka yang telah melakukan vaksinasi Covid-19.

Yudha optimistis kondisi usaha di pusat perbelanjaannya dapat bertahan di masa pandemi virus corona (Covid-19).

Pihaknya bakal mematuhi peraturan yang dibuat pemerintah selama perpanjangan PPKM.

“Kami harus selalu optimistis. Seratus persen yakin bahwa kami bisa bertahan. Bisa survive bahwa kami patuh terhadap peraturan yang dikeluarkan pemerintah,” kata Yudha.

Baca juga: Kebijakan PPKM Level 4 Berimbas Penurunan Penerimaan Pasien Infeksi Covid-19 Bergejala Ringan

“Kami harus optimistis. Nggak boleh pesimistis, karena dengan optimisme kami mendapatkan energi positif. Kalau seberapa besarnya, kami optimistis semaksimal mungkin,” ujar Yudha.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved