Breaking News:

Berita Nasional

Ferry Juliantono Desak Penuntasan Agenda Reformasi 1998: Kita Butuh ‘Revolusi’ Sistem Ekonomi

Ferry Juliantono Desak Penuntasan Agenda Reformasi 1998: Kita Butuh ‘Revolusi’ Sistem Ekonomi. BErikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sosok Ferry Juliantono sudah tak asing lagi dalam percaturan politik nasional.

Aktivis yang dua kali ia ditangkap dan dijebloskan ke penjara, tahun 1993 dan 2008 itu miliki kiprah politiknya cukup fenomenal.

Masuk partai Gerindra pada tahun 2013, dan segera terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019.

Hanya berselang setahun, Ferry Juliantono pun dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum Prabowo Subianto sejak tahun 2015 sampai sekarang.

Dalam banyak acara talkshow di televisi ataupun medsos, kata-kata Ferry yang menohok kerap bikin panas kuping lawan bicaranya.

Dan, mungkin banyak orang belum tahu kalau ‘DNA’ Ferry Juliantono adalah aktivis.

Ia bergerak, turun ke jalan sejak mahasiswa di era Orde Baru menentang ketidakadilan atau keserakahan penguasa.

Baca juga: Ganjil Genap di Bandung Masih Berlaku Akhir Pekan Ini, Simak Lokasi Selengkapnya

“Itu risiko perjuangan,” ujarnya pendek dalam video acara Bursah Interaktif yang ditayangkan di channel youtube berjudul 'Ferry Juliantono: Saya Terpnggil Jadi Aktivis Karena Tidak Tahan dengan Ketidakadilan.

Meski saat ini berada di jajaran elit Partai Gerindra, Ferry rupanya tak bisa menolak panggilannya sebagai aktivis.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved