Breaking News:

Berita Bogor

Raih Penghargaan Peringkat III BKN Award 2021, Ini Kata Bima Arya Soal Pembinaan ASN Pemkot Bogor

Wali Kota Bogor Bima Arya sampaikan soal pembinaan ASN Pemkot Bogor usai raih Penghargaan Peringkat III BKN Award 2021.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Dok. Pemkot Bogor
Raih Penghargaan Peringkat III BKN Award 2021, Ini Kata Bima Arya Soal Pembinaan ASN Pemkot Bogor. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Raih Penghargaan Peringkat III BKN Award 2021, Ini Kata Bima Arya Soal Pembinaan ASN Pemkot Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berhasil meraih penghargaan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Award 2021 Peringkat III Tingkat Nasional Kota Tipe A dalam penilaian indeks NSPK (Norma, Standar, Perilaku dan Kriteria) Manajemen ASN Kategori pengawasan dan pengendalian.

Piagam penghargaan secara langsung diberikan Kepala Kantor Regional III BKN, Tauchid Djatmiko kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Jumat (10/9/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan beberapa hal yang selalu diikhtiarkan Pemkot Bogor terkait kepegawaian, pembinaan dan penguatan kelembagaan.

Baca juga: Berlangsung di 51 Kota, Relawan Sahabat Ganjar Borong Habis Produk UMKM Lalu Dibagikan ke Masyarakat

Bima Arya menegaskan, melesatnya pegawai hingga ke 'puncak' bukan didasari faktor-faktor non teknis atau kedekatan, tetapi betul - betul karena sistem yang telah dibangun.

"Hal yang lebih menantang adalah membangun pengertian yang sama dengan semua. Karenanya dibutuhkan kebijaksanaan yang pas ketika ingin melakukan penyesuaian-penyesuaian. Salah satunya dengan bertukar pikiran dengan jajaran internal, mulai dari Wakil Wali Kota, Sekda dan kepala perangkat daerah lainnya,” katanya.

Baca juga: TRAGIS, Penumpang Motor Tewas Terlindas Truk Trailer, Jasadnya Sempat Lama Terkapar di Tengah Jalan

Dia menjelaskan, mengenai pembinaan pegawai terkait peningkatan kapasitas teknis, pembangunan karakter, melayani dengan hati, mendorong untuk berkreasi dan pembinaan dilakukan secara out of the box, sehingga tidak hanya terpaku bimbingan teknis (bimtek), kursus atau apapun yang bersifat formil, tetapi tetap dilakukan secara sistematis dan terkonsep.

Hal-hal tersebut diakui Bima Arya telah dilakukannya sejak 7 tahun yang lalu, sehingga diharapkan di internal memiliki gairah untuk melayani masyarakat semakin tinggi.

Baca juga: Setelah Insiden Kebakaran Blok C2, Kemenkumham Evaluasi Infrastruktur Keamanan Lapas

Sedangkan untuk penguatan kelembagaan, Bima Arya menjelaskan terkait aturan, reward dan punishment, termasuk semua perangkat aturan atau payung hukum yang menjadi landasan dalam melakukan pembinaan, baik promosi, mutasi maupun rotasi.

“Saya ingin meninggalkan legacy (warisan) dalam bentuk sistem yang kuat,” tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved