Tim Saber Pungli Tak Temukan Pungli di Kantor Samsat Jakarta Timur

Imam meminta kepada aparatur di lingkungan kantor Samsat untuk tidak cepat berpuas diri dan tetap meningkatkan kualitas pelayanan.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
Dok: PPID DKI Jakarta
Ketua Pelaksana Harian Saber Pungli Komisaris Besar Imam Saputra saat meninjau pelayanan di Kantor Samsat Jakarta Timur, Rabu (8/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tim Saber Pungli memastikan tidak ada praktik pungli di kantor tersebut setelah dilakukan penyisiran. 

Hasilnya, petugas tidak menemukan adanya praktik pungli di Kantor Samsat Jakarta Utara dan Jakarta Pusat, Samsat Jakarta Timur, serta Samsat BNN.

Ketua Pelaksana Harian Saber Pungli Komisaris Besar Imam Saputra mengatakan, detail pelayanan mulai dari pendaftaran sampai pengarsipan sudah menerapkan SOP yang ditetapkan.

Meski demikian, Imam meminta kepada aparatur di lingkungan kantor Samsat untuk tidak cepat berpuas diri dan tetap meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kami melihat rekan-rekan sudah berupaya seoptimal mungkin untuk melayani masyarakat sebaik-baiknya. Jangan merasa puas, tentu harus ada peningkatan, dan kalau bertahan di zona nyaman itu justru menjadi langkah mundur,” kata Imam Saputra berdasarkan keterangannya pada Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Bandara Kertajati Kembali Beroperasi, Sandiaga Uno Optimis Ekonomi dan Sektor Parekraf Jabar Bangkit

Baca juga: BIOSKOP di Jakarta sedang Dipertimbangkan, Didiskusikan, dan Dibahas Beroperasi Kembali

Imam menyadari, pelayanan yang diberikan petugas memang belum seutuhnya sempurna. Namun demikian, petugas tetap berupaya memberikan yang terbaik, sekaligus peningkatkan pelayanannya.

“Perilaku pelaksanaan yang sesuai dalam menyelenggarakan pelayanan publik akan memberikan rasa nyaman dan rasa percaya kepada pemerintah,” ujar Imam.

Kata dia, praktik pungli sangat berdampak negatif pada kualitas pelayanan masyarakat. Karena itu, diperlukan pengawasan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi penyimpangan dalam melaksanakan tugas pelayanan masyarakat di setiap lingkungan Kantor Samsat.

Imam juga menekankan kepada aparatur setempat untuk menjunjung integritas dan bekerja sesuai dengan prosedur/peraturan yang berlaku. Dia berharap, DKI Jakarta dapat menjadi contoh dan ikon pelayanan bagi kota-kota lain di Indonesia.

“Pengawasan dilakukan untuk memastikan bahwa pelayanan publik terutama di Kantor Samsat di Jakarta bebas pungli dan memberikan kenyamanan pada masyarakat, terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 ini,” jelasnya.

Tim Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) telah menindaklanjuti laporan aktivis antikorupsi Emerson Yuntho soal dugaan pungli di kantor Satuan Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) Jakarta Timur.

Adapun Emerson mengadukan dugaan praktik pungli kepada Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) RI Mahfud MD pada Senin (6/9/2021) lalu.

Baca juga: Azis Syamsuddin & Lili Pintauli Siregar Terseret Kasus Suap, Petrus: Bukti Mafia Peradilan Masuk KPK

Baca juga: Raih Profesor Riset, Nur Mahmudi Sebut Sorgum Sebagai Pengganti Nasi Kaya Gizi dan Rendah Gula

Seperti diketahui, aktivis antikorupsi Emerson Yuntho, mengungkap pengalamannya menemukan dugaan pungutan liar (pungli) ketika menemani istrinya mengurus administrasi kendaraan bermotor di Samsat Jakarta Timur pada 3 September 2021 lalu. Pengalaman dan pendapatnya terkait hal itu dituangkan lewat akun Twitternya @emerson_yuntho.

Emerson mengungkapkan pada 3 September ia sedih lantaran menemukan praktik pungli masih terjadi di Samsat tersebut.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved