Breaking News:

Kebakaran

Tanyakan Kabar Anak, Ucapan Terakhir Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang

Selama Hadiyanto dipenjara, kata Dasri, komunikasi dengan keluarga berjalan lewat sambungan video call.

Warta Kota/ Junianto Hamonangan
jenazah Hadiyanto usai disalatkan di Musala Rofi’ul Khoir yang berada tidak jauh dari rumah duka di Jalan Lontar IV, RT 13 RW 04, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Kamis (9/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Hadiyanto (51), warga binaan yang tewas akibat kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, sempat berkomunikasi dengan sang istri, Dasri (49) sebelum menghembuskan nafas terakhir.

Dasri menceritakan dirinya sempat berkomunikasi dengan korban lewat sambungan video call pada hari Selasa (7/9/2021) sore atau tepat sebelum musibah kebakaran itu terjadi.

"Terakhir video call-an sore, malemnya terjadi (kebakaran)," kata Dasri di rumah duka di Jalan Lontar IV, RT 13 RW 04, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Kamis (9/9/2021) sore.

Selama Hadiyanto dipenjara, kata Dasri, komunikasi dengan keluarga berjalan lewat sambungan video call.

Korban rutin menelepon untuk menanyakan kabar terkini keluarganya.

“Sebelum kejadian sorenya nelpon video call. Nanya kabar, jaga kesehatan. Kan besok kerja nyuci gosok,” ucapnya.

Menurut Dasri, komunikasi terakhir dirinya dan sang suami juga sempat menanyakan kabar anak perempuan mereka dan meminta Dasri agar banyak beristirahat.

“Terus nanyain anak saya, kamu udah ngobrol belum sama si Siti. Si Siti juga setiap hari telepon, pagi sore nanyain kesehatan,” tuturnya.

Adapun jenazah Hadiyanto yang sempat dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang terbungkus kain kafan dibawa keluar dari dalam ambulans untuk segera disalatkan.

Tidak lama setelahnya jenazah meninggalkan seorang istri dan satu putri lalu dibawa ke dalam ambulans untuk dibawa ke TPU Semper, Cilincing, Jakarta Utara agar segera dimakamkan. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved