Breaking News:

Pungli di Samsat Jaktim

Satgas Tindaklanjuti Aduan Aktivis Antikorupsi pada Menko Mahfud Soal Dugaan Pungli di Samsat Jaktim

Tim Saber Pungli telah menindaklanjuti laporan aktivis antikorupsi Emerson Yuntho soal dugaan pungli di kantor Samsat Jakarta Timur.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Sigit Nugroho
Dok: PPID DKI Jakarta
Ketua Pelaksana Harian Saber Pungli Komisaris Besar Imam Saputra saat meninjau pelayanan di Kantor Samsat Jakarta Timur, Rabu (8/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Tim Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) telah menindaklanjuti laporan aktivis antikorupsi Emerson Yuntho soal dugaan pungli di kantor Satuan Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) Jakarta Timur, Rabu (8/9/2021).

Adapun, Emerson mengadukan dugaan praktik pungli kepada Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam), Mahfud MD pada Senin (6/9/2021).

Tim Saber Pungli memastikan tidak ada praktik pungli di kantor tersebut setelah dilakukan penyisiran. 

Hasilnya, petugas tidak menemukan adanya praktik pungli di Kantor Samsat Jakarta Utara dan Jakarta Pusat, serta Samsat BNN.

Ketua Pelaksana Harian Saber Pungli, Komisaris Besar Imam Saputra, mengatakan bahwa detail pelayanan mulai dari pendaftaran sampai pengarsipan sudah menerapkan SOP yang ditetapkan.

Meski demikian, Imam meminta kepada aparatur di lingkungan kantor Samsat untuk tidak cepat berpuas diri dan tetap meningkatkan kualitas pelayanan.

Baca juga: Napi Lapas Tangerang Didominasi Kasus Narkoba, Mahfud MD: Kalau Pengguna Direhabilitasi Saja

Baca juga: Mahfud MD: 50 Persen Penghuni Lapas Narapidana Narkotika, Pengguna Sebaiknya Direhabilitasi Saja

Baca juga: Lapas di Indonesia Over Kapasitas, Mahfud MD Akan Bangun Lapas Baru di Lahan Sitaan Kasus BLBI

“Kami melihat rekan-rekan sudah berupaya seoptimal mungkin untuk melayani masyarakat sebaik-baiknya. Jangan merasa puas, tentu harus ada peningkatan, dan kalau bertahan di zona nyaman itu justru menjadi langkah mundur,” kata Imam Saputra berdasarkan keterangannya pada Kamis (9/9/2021).

Imam menyadari, pelayanan yang diberikan petugas memang belum seutuhnya sempurna. Namun demikian, petugas tetap berupaya memberikan yang terbaik, sekaligus peningkatkan pelayanannya.

“Perilaku pelaksanaan yang sesuai dalam menyelenggarakan pelayanan publik akan memberikan rasa nyaman dan rasa percaya kepada pemerintah,” ujar Imam.

Kata dia, praktik pungli sangat berdampak negatif pada kualitas pelayanan masyarakat.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved