Breaking News:

Berita Nasional

Rencana Perubahan Sistem Pembayaran Tol Secara MLFF Dinilai Banyak Manfaatnya

Penerapan MLFF akan menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System untuk mengenali dan menentukan posisi kendaraan yang masuk ke tol

Penulis: Ign Agung Nugroho | Editor: Feryanto Hadi
Ist
Insitut Studi Transportasi (INSTRAN) bersama Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), menggelar diskusi publik bertajuk 'Reformasi Sistem Transaksi Tol sebagai Upaya Meningkatkan Pelayanan Kepada Pelanggan' yang digelar secara virtual, Rabu (8/9/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wacana pemerintah untuk mengganti sistem pembayaran jalan tol ke sistem pembayaran tol tanpa tap in atau disebut Multi Lane Free Flow (MLFF) dinilai memiliki banyak manfaat.

Pendapat itu disampaikan Prof. Dr. Danang Parikesit, Kepala Badan Pengusaha Jalan Tol (BPJT), saat diskusi publik bertajuk 'Reformasi Sistem Transaksi Tol sebagai Upaya Meningkatkan Pelayanan Kepada Pelanggan' yang digelar secara virtual, Rabu (8/9/2021).

Diskusi publik ini, digelar Insitut Studi Transportasi (INSTRAN) bersama Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), dalam rangka Hari Pelanggan Nasional pada 4 September 2021.

Baca juga: Menpora Zainudin Amali Soroti Insiden Kekerasan Dalam Sepak Bola, Minta PSSI Beri Perhatian Khusus

"MLFF ini memiliki banyak manfaat di antaranya dapat menghilangkan kemacetan di gerbang tol dikarenakan tidak adanya antrian kendaraan saat melakukan transaksi pembayaran," kata Danang.

Beberapa manfaat lainnya, seperti mengurangi polusi dan emisi karbon, mendukung digitalisasi pembayaran dengan membuka seluruh opsi pembayaran yang dapat dipantau secara realtime.

Selain itu, efisiensi biaya operasional tol dengan jaminan penerimaan 100 persen pendapatan tol. 

"Sistem tersebut juga  dapat menghemat waktu 30 detik hingga 5 menit yang biasanya digunakan untuk bertransaksi di gerbang tol dan mengurangi emisi hingga 35 persen," kata Danang.

Menurutnya, untuk target implementasi MLFF,  secara bertahap di mulai pada September 2022, dan implementasi penuh pada 2023.  

Baca juga: Viral Video Pungli Polantas di Tol, Dirlantas PMJ: Kami Tindak 2 Anggota dan Diperiksa Propam

Untuk kerjasama terkait MLFF ini, BPJT bekerjasama dengan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS).  

Emil Iskandar, Project Manager Supply Chain and Business Relation, PT RITS mengatakan, pihaknya akan segera meluncurkan aplikasi yang menggunakan teknologi MLFF berbasis Global Navigation Satellite System (GNSS) untuk pengendara terkait implementasi transaksi tol non tunai nirsentuh. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved