Breaking News:

Berita Jakarta

Pengamat: Harus Ada yang Dipecat dalam Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang

chmad Hisyam mengatakan sampai saat ini polisi memang masih mencari penyebab kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Desy Selviany
Puluhan tahanan tewas dalam kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021) dini hari 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI -Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Banten diyakini berasal dari kelalaian. Kelalaian bisa berasal dari Kalapas, Ditjen Pemasyarakatan, atau dari Kementerian Hukum dan HAM.

Kriminolog Universitas Indonesia, Achmad Hisyam mengatakan sampai saat ini polisi memang masih mencari penyebab kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang.

Termasuk ada atau tidaknya unsur pidana dalam kebakaran yang tewaskan 44 tahanan itu.

Baca juga: Tak Datang Penuhi Panggilan Polisi, Ayu Ting Ting Minta Pemeriksaannya Dijadwal Ulang

"Tapi ini kecelakaan atau disengaja itu pihak Kalapas dan Dirjen Pas dan Menkumham harus tanggung jawab," ujar Hisyam dihubungi Kamis (9/9/2021).

Hisyam mengatakan, meskipun akhir penyelidikan polisi menentukan bahwa kebakaran murni kecelakaan, ia meyakini ada kelalaian dalam peristiwa naas tersebut.

Sebab kata Hisyam, ketiga pihak tersebut bertanggung jawab atas keamanan dalam penyelenggaraan lembaga pemasyarakatan.

Kelalaian ketiga pihak itu mulai dari tidak memeriksa keamanan instalasi listrik, mengizinkan barang mudah terbakar masuk ke dalam Lapas, atau bangunan yang tidak memiliki mitigasi bencana seperti kebakaran.

Baca juga: HUT ke-76 TNI AL, KRI Gulamah koarmada III Bersandar di Yapen, Bagikan Sembako kepada Nelayan

Baca juga: Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang, Bebas Bersyarat Tahun 2023

"Minimal kelalaian yang mereka lakukan misalnya atas keamanan instalasi listrik," jelas Hisyam.

Termasuk kata Hisyam apabila adanya indikasi kebakaran disebabkan oleh keributan tahanan.

Pihak Kalapas atau Ditjen Pemasyarakatan harus bertanggung jawab karena tidak menciptakan rasa aman di lembaga pemasyarakatan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved