PPKM

BIOSKOP di Jakarta sedang Dipertimbangkan, Didiskusikan, dan Dibahas Beroperasi Kembali

Wagub Ahmad Riza Patria mengatakan, rencana operasional bioskop di Jakarta masih dipertimbangkan oleh pihak terkait, belum dipastikan untuk dibuka.

Wartakotalive.com/Fitriyandi Al Fajri
Foto dok: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ditemani Wagub Ahmad Riza Patria dan sejumlah anak buahnya saat menonton film "Pulau Plastik, Perjalanan dan Catatan untuk Masa Depan" di Bioskop CGV, Grand Indonesia pada Rabu (4/5/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR -- Seiring menurunnya kasus Covid-19 di Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai ancang-ancang untuk melakukan persiapan pembukaan kembali tempat usaha dengan protokol kesehatan yang ketat.

Salah satu wacana yang sedang dibahas adalah rencana operasional bioskop di Jakarta.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, rencana operasional bioskop di Jakarta masih dipertimbangkan oleh pihak terkait, namun belum dipastikan untuk dilakukan pembukaan.

Video: Positivity Rate di Bawah 5 Persen, Anies: Tetap Harus Patuh Prokes, Jangan Lepas Masker

"Bioskop saat ini sedang dipertimbangkan, didiskusikan, dan dibahas, akan tetapi belum dibuka," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Kamis (9/9/2021) malam.

Untuk pembukaan fasilitas yang termasuk sebagai tempat rekreasi tersebut, kata Riza, akan dicari waktu dan momen yang tepat.

"Pembukaannya dicari waktu dan momen yang tepat ya. Jadi saat ini belum ada keputusan ya kapan dibuka," ucap Riza.

Baca juga: Bioskop di Korea Selatan Beri Diskon ke Penonton yang Telah Divaksinasi Covid-19

Baca juga: Lewat Gerakan Ayo Kembali ke Bioskop, Sandiaga Uno Dukung Industri Perfilman Buka Lapangan Kerja

Sebelumnya, beredar kabar bahwa bioskop akan kembali beroperasi mulai 14 September 2021.

Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia, Djonny Syafruddin membenarkan dengan sejumlah catatan.

"Betul, tapi begini bioskop tidak sama dengan tempat hiburan lain yang hari ini diumumkan boleh beroperasi, maka besok langsung buka. Sementara kami butuh waktu," kata Djonny, Rabu kemarin.

Pengusaha bioskop butuh waktu persiapan mengingat syarat masuk bioskop bertambah satu, yakni "menyaring" calon penonton dengan aplikasi PeduliLindungi, sehingga pekerja bioskop harus mengetahui cara tersebut.

Baca juga: Film Indonesia Diputar Lagi di Bioskop, Darius Sinathrya: Pengalaman di Bioskop Tidak Tergantikan

"Pertama, kami harus cek stok film apa saja yang siap tayang. Kedua, persiapan gedung dengan sarananya. Ketiga, tatacara memindai kode batang lewat aplikasi Peduli Lindungi," ucap Djonny.

Ia menyebut syarat ketiga mutlak karena harus dilaporkan ke pihak terkait. Terkait memfilter penonton dengan aplikasi Peduli Lindungi, Djonny tak masalah dan malah mendukung.

"Kami dukung karena bagaimanapun kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah yang utama," tutur Djonny.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved