Breaking News:

Korupsi

Azis Syamsuddin & Lili Pintauli Siregar Terseret Kasus Suap, Petrus: Bukti Mafia Peradilan Masuk KPK

Azis Syamsuddin & Lili Pintauli Siregar Terseret Kasus Suap, Petrus: Bukti Mafia Peradilan Masuk KPK. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
TRIBUNNEWS.COM/Firda Fitri Yanda
Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin 

Sebab, Azis memfasilitasi pertemuan Syahrial dengan Robin, sehingga terjadi suap pengurusan perkara.

Namun statusnya kini masih sebatas saksi.

"Diduga telah terjadi permufakatan jahat untuk korupsi, suap, merintangi penyidikan kasus di KPK, dalam pertemuan itu. Bahkan terjadi tindak pidana secara berbarengan (samenloop)," ungkap Petrus.

Petrus menyebut, sejatinya Syahrial dan Robin patut dijerat dengan pasal berlapis yaitu permufakatan jahat sesuai dengan Pasal 15 UU Tipikor.

Baca juga: Ombudsman Sebut Dua Oknum Sudinhub Jakarta Pusat Rusak Citra Dishub dan Pemprov DKI Jakarta

Baca juga: Tanyakan Kabar Anak, Ucapan Terakhir Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang

Selain itu, keduanya diduga memberi/ menerima suap sesuai Pasal 5-14 UU Tipikor dan bertemu pihak yang berperkara yang diatur dalam Pasal 36 UU KPK Jo Pasal 55 KUHP.

Namun dalam konstruksi kasus Syahrial dan Robin, KPK hanya mendakwa keduanya hanya dijerat dengan pasal suap.

"Ini suatu malapetaka bagi KPK di masa yang akan datang, karena terkesan melindungi pelaku korupsi," ujarnya.

Petrus turut menyinggung lemahnya sanksi etik dari Dewas KPK terhadap Lili yang terindikasi berkoordinasi dengan pihak yang berperkara.

"Dewas KPK hanya tegas terhadap Robin Pattuju yaitu memberhentikan dengan tidak hormat dari status pegawai KPK, tetapi Dewas KPK bersikap sangat lunak ketika menindak Lili Pintauli," kata Petrus.

Baca juga: Hadiri Peringatan Haornas, Ganjar Disambut Tarian Khas Papua

Baca juga: Warga Binaan yang TewasTerbakar di Lapas Kelas I Tangerang Dimakamkan di TPU Semper

Dia menilai, KPK harus menunjukkan konsistensinya dalam memberantas perkara korupsi secara tuntas.

Adanya indikasi Azis dan Lili terlibat dalam tiga perkara sekaligus dalam dugaan pasal berlapis seharusnya KPK tidak ragu untuk menersangkakan keduanya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved