Breaking News:

Virus Corona

Apa yang Perlu Anda Ketahui Tentang Perkembangan Covid-19 Saat Ini?

Kasus penyebaran virus corona yang meluas telah memicu kemunculan varian-varian yang dinamai dengan abjad Yunani, sistem penamaan yang digunakan WHO.

AFP via Getty images
Penelitian terbaru orang yang pakai kacamata beresiko sedikit terpapar Covid-19. Dalam foto adalah bangsal di Rumah Sakit King's College, London. 

Hal yang sama terjadi di Amerika Serikat meski mereka lebih berhati-hati mengingat varian Delta masih menyebar.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Membuat Kebiasaan Ngemil Meningkat dan Mencoba Makanan Baru

Para eksekutif senior menghadapi tugas yang rumit untuk mendorong staf kembali ke kantor ketika kasus Covid-19 masih tinggi di Inggris.

Kereta komuter di atas dan di bawah tanah juga masih terasa panas saat suhu mendekati angka rekor pada September.

Pembatasan di Tokyo dan daerah lain diperpanjang

Jepang pada Kamis mengatakan, akan memperpanjang pembatasan darurat Covid-19 di Tokyo dan daerah lain hingga akhir bulan ini untuk menahan laju infeksi dan mencegah rumah sakit kewalahan.

Baca juga: Terdampak Pandemi Covid-19, Pengepul Barang Bekas Juga Anjlok Pendapatannya

Sejumlah tanda pemulihan mulai tampak. Dua dari 21 prefektur telah menurunkan status darurat menjadi pembatasan yang lebih terarah, sementara sejumlah prefektur lainnya akan menghapus pembatasan.

EU tetapkan gangguan syaraf langka sebagai kemungkinan efek samping vaksin Covid-19 AstraZeneca

Badan Obat-obatan Eropa (EMA) telah memasukkan gangguan kerusakan syaraf yang sangat langka, sindrom Guillain-Barr© (GBS), sebagai kemungkinan efek samping vaksin Covid-19 AstraZeneca.

EMA mengatakan, hubungan sebab-akibat antara GBS dan vaksin AstraZeneca, yang dikenal sebagai Vaxzevria, merupakan "kemungkinan yang masuk akal" setelah 833 kasus GBS dilaporkan dari pemberian 592 juta dosis di seluruh dunia hingga 31 Juli.

Baca juga: Pandemi Covid-19, RSU Aulia Jagakarsa Tetap Layani Pasien Peserta BPJS Kesehatan

EMA mengelompokkan efek samping itu sebagai "sangat langka", frekuensi terendah dalam kategori efek samping yang mereka tetapkan. Mereka menekankan manfaat dari suntikan vaksin itu lebih besar daripada risikonya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved