Breaking News:

Viral di Medsos, Dua Pencuri Spesialis Spion Mobil Mewah Dibekuk Polres Jakbar

Tersangka, katanya dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, dan Pasal 481 KUHP dengan ancaman pidana penjara juga 7 tahun

Warta Kota/ Ikhwana Mutuah Nico
Kapolres Jakbar menginterogasi dua pelaku pencurian spion Mobil, Rabu 8 September 2021 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Penanganan kasus pencurian spion mobil mewah yang sempat viral di media sosial, berhasil diungkap aparat Kepolisian Polres Metro Jakarta Barat, Rabu sore (8/9/2021). Dua pelaku berhasil dibekuk petugas.

"Dalam kesempatan kali ini, 8 September 2021, kami akan menyampaikan terkait dengan kejadian yang sempat viral yang menyebar cukup banyak," jelas Kombes Pol Ady Wibowo Kapolres Metro Jakarta Barat di Polres Jakbar, Palmerah, Rabu (8/9/2021).

Tersangka, katanya dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, dan Pasal 481 KUHP dengan ancaman pidana penjara juga 7 tahun.

Kronologi kejadian pencurian ini kata Ady, berawal dari viralnya video hasil CCTV yang terjadi pada hari Jumat lalu.

Dari hasil laporan masyarakat katanya peristiwa ini sangat meresahkan warga. "Tim dari Jatanras Polres lalu segera melakukan pendalaman penyelidikan di TKP dan berdasarkan info yang kita dapat mulai dari CCTV." Jelasnya.

Tim Jatanras katanya berhasil mengamankan 2 orang atas nama tersangka HH alias BGMAN dan tersangka FE alias ASAN. Dari keduanya diamankan barang bukti berupa 1 kaca spion Fortuner hitam.

Ternyata, kata Ady tersangka HH adalah residivis yang pernah berhadapan dengan hukum pada 2016, dalam kasus yang sama. Ia sempat menjalani hukuman 4 bulan penjara.

Dalam kasus ini katanya yang bersangkutan bertugas menjadi penadah. "Diketahui kasus ini juga berkaitan dengan kejadian lainnya, jika di kumpulkan ada 5 laporan masuk terkait curat spesialis spion ini," kata Ady.

Dari penjelasan Kapolres, ada berbagai jenis kendaraan terkait kasus ini, seperti kendaraan jenis Avanza, Innova, Fortuner, KMD Pajero dan masih banyak yang disasar oleh pelaku.

"Kejahatan seperti ini tentu meresahkan. Ini penting agar warga bisa lebih waspada, kedepannya," katanya.

Kapolres Jakbar mengimbau masyarakat untuk memasang CCTV di rumah, untuk mengantisipasi tindak kejahatan. Hal itu katanya bisa memudahkan pihak kepolisian melakukan pengungkapan.(M30)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved