Breaking News:

Film

Supaya Film Disenangi Penonton dan Menjadi Box Office, Simak Tips Anggy Umbara dan Ody Mulya Hidayat

Bagaimana cara membuat film supaya laris selama diputar di bioskop dan disenangi penonton dan pecinta film Indonesia?

MAX Pictures/Falcon Pictures
Bagaimana cara membuat film supaya laris selama diputar di bioskop dan disenangi penonton dan pecinta film Indonesia seperti film trilogi Dilan atau Warkop DKI Reborn? Film Dilan 1990 dibintangi Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla. Film produksi MAX Pictures dan Falcon Pictures ini dirilis pada 25 Januari 2018. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bagaimana cara membuat film supaya laris selama diputar di bioskop dan disenangi penonton dan pecinta film Indonesia?

Pertanyaan tersebut mengemuka dalam webinar bertajuk Menelisik Minat dan Selera Penonton Muda Indonesia yang digelar virtual, Selasa (7/9/2021).

Webinar tersebut digelar sebagai bagian rangkaian acara menuju puncak penghargaan Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) 2021.

Legenda Warkop DKI, Indro Warkop (kedua dari kiri), bersama para pemeran Film Warkop DKI Reborn 3, dari kiri ke kanan, Adipati Dolken, Aliando Syarief, dan Randy Nidji berfoto saat berkunjung ke Redaksi Warta Kota, Palmerah, Kamis (22/8/2019).
Legenda Warkop DKI, Indro Warkop (kedua dari kiri), bersama para pemeran Film Warkop DKI Reborn 3, dari kiri ke kanan, Adipati Dolken, Aliando Syarief, dan Randy Nidji berfoto saat berkunjung ke Redaksi Warta Kota, Palmerah, Kamis (22/8/2019). (Warta Kota/Alex Suban)

Sutradara Anggy Umbara punya lima tips agar film buatannya laris di bioskop dan disukai penonton.

Anggy Umbara sukses sebagai sutradara film saat Warkop DKI Reborn menduduki peringkat teratas sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Tips pertama, kata Anggy Umbara, "Film sebagai IP, intelektual property itu harus kuat."

Baca juga: 35 Juri dari Berbagai Media di Indonesia Siap Nilai Puluhan Film di Festival Film Wartawan Indonesia

Baca juga: Dukung Festival Film Wartawan Indonesia, Reza Rahadian: Wartawan Tak Terpisahkan dari Industri Film

Hal kedua yang harus diperhatikan adalah cerita filmnya yang menarik dan menyasar penonton. Ketiga, production value yang totalitas dan konsisten.

"Untuk pemain harus dipertimbangkan bisa nggak untuk menarik penonton ke bioskop," kata Anggy Umbara.

Promosi juga harus dilakukan dan jitu untuk membangun ketertarikan penonton akan sebuah judul film. "Itu penting," ucapnya.

Pemain Film Dilan 1991 Iqbal Ramadhan (kiri) dan Vanessa Prescila menandatangani Poster Dillan 1991 saat konferensi pers di Bioskop XXI Kemang Villages, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019).
Pemain Film Dilan 1991 Iqbal Ramadhan (kiri) dan Vanessa Prescila menandatangani Poster Dillan 1991 saat konferensi pers di Bioskop XXI Kemang Villages, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Penonton muda, kata Anggy Umbara, adalah mayoritas penonton film di Indonesia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved